Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Berziarah Ke Kuburan (Foto Ilustrasi: Shutterstock.com)
Dream - Dua hari lalu, berita mengenai jasad seorang ulama di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menjadi perbincangan. Sebabnya, jasad tersebut masih utuh meski sudah terkubur selama 31 tahun lamanya.
Diketahui, jasad itu adalah KH Anwar Sudibyo yang meninggal para 1988. Makamnya di pemakaman umum dibongkar karena pihak keluarga dan para santrinya ingin memindahkan ke makam keluarga.
Masyarakat takjub begitu mengetahui kondisi jenasah ulama yang berdiam di Tambakan, Gandusari, itu. Baik kain kafan maupun seluruh bagian tubuhnya, termasuk ruas jari, masih dalam keadaan utuh.
Hal ini merupakan satu dari sekian banyak fakta jenazah yang utuh padahal sudah lama dimakamkan. Diketahui, kebanyakan dari mereka punya kebiasaan menjalankan amalan sholeh ketika masih hidup.
Dikutip dari Islami.co, Allah SWT memang memberikan keistimewaan kepada golongan tertentu. Ketika meninggal, bumi tidak akan menelan atau merusak jenazah mereka.
Imam Al Khatib As Syarbini dalam kitab Al Iqna' menjelaskan terdapat lima golongan orang yang mendapatkan keistimewaan dari Allah SWT. Imam Al Khatib menukil pendapat Imam Ar Tata'i Al Maliki.
" Bumi tak akan menelan jasad Nabi, orang alim yang mengamalkan ilmunya, orang yang gugur di medan peperangan, orang yang gemar membaca Alquran atau orang yang hafal Alquran dan mau mengamalkan isinya, juga orang yang selalu azan dengan ikhlas karena Allah bukan untuk mencari gaji."
Kemuliaan Allah kepada lima golongan seperti dijelaskan di atas tidak hanya di dunia. Allah menjaga jasad mereka sehingga tidak hancur ditelan bumi.
Hal ini bertujuan agar manusia bisa mencontoh perilaku mereka ketika hidup. Sekaligus menjadi penyemangat bagi umat Islam untuk selalu mengerjakan amalan sholeh dengan ikhlas.
Imam Al Qurtubi dalam kitab Tadzkirah dengan mengutip pendapat Imam Ad Daqqaq, menjelaskan banyak mengingat mati bakal mendapat kemuliaan dalam tiga hal. Tiga hal tersebut yaitu segera bertobat, selalu menerima (qona'ah) rezeki yang ditetapkan, serta rajin beribadah.
Sumber: Islami.co
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya