Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sosok Adnan Buyung Nasution
Dream - Pengacara senior Adnan Buyung Nasution meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu 23 September 2015 pukul 10.15 WIB. Almarhum mengalami komplikasi sakit jantung dan gagal ginjal hingga nyawanya tidak lagi bisa diselamatkan.
Rika Zulkarini yang merupakan sekretaris pribadi Adnan Buyung Nasution mengaku sangat dekat dengan almarhum, bahkan sejak pertama masuk rumah sakit hingga mengembuskan nafas terakhir dia selalu mendampingi bosnya tersebut.
" Abang mulai kritis sejak Rabu dini hari. Saat itu selangnya sempat dibuka kemudian dipasang kembali. Tapi hingga pagi kondisinya terus menurun dan akhirnya meninggalkan kita semua," kata Rika saat berbincang dengan dream.co.id di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis 24 September 2015.
Rika mengatakan selama kritis, keluarga dan kerabat dekat selalu memanjatkan zikir dan doa untuk almarhum. Saat itu tiga orang anak Adnan Buyung serta beberapa keluarga terdekat, assisten rumah tangga dan Rika sendiri mengelilingi almarhum yang sedang terbaring di tempat tidur.
Kata dia, awalnya keluarga hanya memanjatkan doa dengan membaca Surat Al-Fatihah dan beberapa doa lainnya. Tetapi ternyata almarhum sempat menolaknya dan memberikan sebuah dzikir yang selalu biasa dibacakannya.
" Melalui isyarat abang meminta kami untuk berzikir dengan dengan bacaan yang selalu dibacakannya ketika salat. Dia meminta kertas dan spidol supaya dia menuliskan sendiri bacaan zikir tersebut," katanya.
Rika menjelaskan, setelah kertas dan spidol itu diberikan dengan susah payah dan tenaga yang terbatas mendiang Adnan Buyung menuliskan " Wallahu tawakaltu, wallahi lillahirojiun, subhanallhu rojiun" . Kata dia, kemudian saat itu juga keluarga yang berada di kamar terus melantunkan bacaan zikir tersebut dari sejak Rabu dini hari hingga almarhum meninggal pada Rabu pagi.
" Saya dan anak-anak beliau sempat juga membacakan zikir tersebut di telinga almarhum, terutama saat kritis dari sekitar pukul 8.30 pagi ," terang dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya