Kisah Anggota TNI di Perbatasan Azani Anaknya yang Baru Lahir Lewat Video Call

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 12 Maret 2021 19:01
Kisah Anggota TNI di Perbatasan Azani Anaknya yang Baru Lahir Lewat Video Call
Tidak dapat mendampingi istrinya saat melahirkan secara langsung, seorang anggota TNI terpaksa harus mengumandangkan adzan untuk anaknya yang baru lahir lewat sambungan video call.

Dream - Berprofesi sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) memang harus mengorbankan banyak waktu demi tugas negara. Personel TNI bahkan harus rela kehilangan momen penting bersama keluarga.

Seperti kisah yang sedang viral di media sosial berikut ini, seorang anggota TNI harus mengumandangkan azan, untuk anaknya yang baru lahir, lewat video call.

Kisah yang diunggah ke Instagram oleh akun @tnilovers18 itu membuat warganet terharu. Banyak di antara mereka yang memuji sang prajurit.

1 dari 6 halaman

Tak Bisa Dampingi Istri Melahirkan

Ilustrasi© Instagram/@kodam1bukitbarisan

Prajurit TNI itu bernama Lettu Inf Ibrahim. Dia tidak bisa mendampingi istrinya secara langsung saat menjalani persalinan anak ke tiga mereka.

Ibrahim memang sedang jauh dari rumah, tengah menjalani tugas sebagai anggota Satgas Pengamanan Perbatasan sektor Utara Yonif 131/BRS RI-PNG. Sedangkan sang istri melahirkan di RST Reksodiwiryo kota Padang, Sumatera Barat.

Karena terhalang jarak dan waktu yang tidak memungkinkan, Lettu Ibrahim pun harus rela menyaksikan kelahiran anaknya hanya lewat sambungan video call.

2 dari 6 halaman

Adzani Sang Bayi Lewat Video Call

Ilustrasi© Instagram/@kodam1bukitbarisan

Untuk menyambut hadirnya sang buah hati yang lahir, Lettu Ibrahim pun mengumandangkan adzan untuk sang bayi tercinta melalui sambungan video call.

Sambil menatap wajah anaknya di layar ponsel, Ibrahim terdengar melantunkan adzan dengan kencang.

Momen mengharukan itu disaksikan dan direkam oleh rekan-rekannya yang ada di asrama Yonif 131/BRS.

3 dari 6 halaman

Merasa Bersyukur

Ilustrasi© Instagram/@kodam1bukitbarisan

Meskipun ada perasaan sedih lantaran tak bisa menemani sang istri melahirkan secara langsung, Lettu Ibrahim mengaku bersyukur masih bisa melihat dan mengumandangkan adzan untuk anaknya lewat sambungan video call.

" Alhamdulillah dengan hati yang gembira walau dengan jarak jauh melalui video call. Sebagai seorang suami tentu saja berat untuk pergi meninggalkan istri tercinta yang sedang dalam kondisi hamil tua. Namun di sisi lain, sebagai seorang prajurit harus loyal atas perintah melaksanakan tugas mulia," kata Lettu Ibrahim, dikutip dari Instagram @tnilovers18 (12/3/2021).

4 dari 6 halaman

Kabar Bahagia Pasukan

Ilustrasi© Instagram/@kodam1bukitbarisan

Kabar bahagia Lettu Inf Ibrahim (Pasiter) ini tentu saja menjadi kabar bahagia untuk seluruh Keluarga Besar Satgas. Selaku Dansatgas Letkol Inf Muhammad Erfani, SH., M.Tr (Han) mewakili seluruh prajurit mengucapkan  selamat untuk Lettu Inf Ibrahim atas kelahiran putranya.

“ Selamat atas kelahiran putra ke-3 nya, semoga kelak menjadi anak yang soleh, berbakti kepada kedua orang tua, bisa berguna bagi agama, bangsa dan negara,” tulisnya di Instagram, dikutip dari akun @kodam1bukitbarisan.

5 dari 6 halaman

Didoakan Warganet

Postingan itu pun viral di media sosial dan banjir komentar warganet. Netizen pun tak luput memberikan doa terbaik buat Lettu Inf Ibrahim dan bayinya.

“ MashaAllah, sht buat debay nya. Sukses slalu buat bpk. Smoga slalu dlm lindungn Allah. Bravo TNI,” tulis @ega.ratih.

“ Selamat bang Baim, semoga menjadi anak yang berbakti kepada orang tua agama dan negara. Amin ya rabbal alamin, saran diberi nama nya Marshall bang,” tulis akun @rjunharahap.

Beri Komentar