Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Wanita Tak Punya Rahim Di Usia Muda, Ternyata Gegara Ini
Dream - Hamil dan melahirkan anak adalah sebuah anugerah terindah bagi seorang wanita. Tekanan batin serta pertanyaan orang sekitar soal anak sering kali menjadi beban pikiran pasangan yang sudah menikah cukup lama.
Harapan memiliki keturunan terkadang berjalan tidak sesuai harapan. Sebagian ada yang harus menunggu waktu cukup lama untuk bisa memperoleh momongan. Yang cukup membuat pilu adalah ketika vonis tidak bisa memiliki anak harus didengar istri atau suami.
Kenyataan itulah yang meski dihadapi seorang wanita yang mendapat ujian berupa permasalahan pada rahim yang membuatnya tidak bisa hamil.
Kisah ini diceritakan dalam video TikTok @yutadama20 berikut ini. Dalam video tersebut, Yuta membagikan perjuangannya melawan mengidap penyakit Endometriosis adenomyoma.
Penyakit ini membuat Yuta terpaksa menjalani operasi pengangkatan rahim di usia 30 tahun. Gejala umum yang ditemukan meliputi perdarahan menstruasi yang berat dan berkepanjangan, kram menstruasi yang parah, hingga tekanan perut atau kembung.
Yuta mengatakan, operasi pengangkatan rahim adalah jalan terakhir yang dipilih. Dokter menyebut meski Endometriosis diangkat, kemungkinan besar penyakit itu kembali muncul.
" Keputusan terakhir menjadi pilihan tersulit, namun insha Allah ini terbaik. Aku menyerah dengan endometriosis adenomyoma. Karena (aku juga) anemia, jadi wajib transfusi (saat operasi), empat kantong darah," ungkapnya.
Yuta menceritakan proses pengangkatan rahim yang ia jalani. Beberapa kali dirinya keluar masuk ruangan untuk melakukan transfusi darah lantaran juga mengidap anemia. Ia bahkan sempat merasa dirinya tak akan selamat.
Yuta juga bercerita bahwa ia sebelumnya sulit memiliki momongan setelah menikah karena mengalami dua kali keguguran gara-gara endometriosis yang diidapnya. Beberapa kali program hamil juga tak kunjung berhasil.
Meski begitu, Yuta hingga kini belum mengetahui penyebab pasti di balik penyakit adenomyoma tersebut.
" Tragedi, terasa hampir mati, nadi turun di 40, sesak, sekarat, kejadian ini masih belum diketahui penyebabnya," kata dia.
Beberapa tahun belakangan, Yuta memang sering keluar masuk ruang bersalin dan bedah lantaran kerap mengalami perdarahan. Namun, keputusan besar untuk mengangkat rahim dilakukan tahun ini demi keberlangsungan hidupnya.
" Menjadi perempuan dengan usia muda tanpa rahim, bagian dari hidup yang kupilih saat ini. Keluar masuk ruang bersalin dan bedah setiap tahun, harapan selalu muncul setelah ini akan hamil lagi. Kini aku keluar tanpa berharap keajaiban lagi. Mungkin aku tak sempurna, tapi aku yakin aku sudah berjuang air mataku tak hanya diciptakan untuk menangis ketidaksempurnaan ini," pungkasnya.
Kisah Yura menuai simpati warganet. Banyak yang memberikan semangat dan dukungan untuknya, bahkan tak sedikit yang membagikan kisah serupa.
" Sama mbak, aku juga histerektomi di usia 26 tahun. Dari sini aku jadi tau aku tidak sendiri, kita tetap wanita sempurna ☺️."
" sabar kk, aku udah hidup tanpa rahim 10 tahun, karena cancer ovarium, dan rahim diangkat, alhamdulillah aku sehat2 kok sampai hari ini, semangaaaat,."
" mba aku nangis banget loh baca ceritanya. kamu kuat kamu hebat mba, peluk jauuhh 🤗."
" mbak gpp gak pernah lewatin fase hamil dan melahirkan... kamu masih tetap menjadi wanita hebat..... semangat ya mbak 🥰."
" peluk jauh dari ku ya kak, kakak kuat!! Tuhan selalu kasih yg terbaik buat umatnya."
@yutadama20 Keputusan terberat adalah ketika kita tidak dapat memilih pilihan lainnya 💫🌟🤍😢 #histerektomi #endometriosis #anemia #wanitahebat #operasiangkatrahim #keputusanterbaik ♬ Tutur Batin - Yura Yunita
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya