Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
KM Lestari Maju Tenggelam (Instagram/@makassar_info)
Dream - Sebanyak 29 orang meninggal dalam kecelakaan tenggelamnya KM Lestari Maju di Sulawesi Selatan pada Selasa, 3 Juli 2018 kemarin. Data ini didasarkan pada jumlah jenazah yang berhasil ditemukan.
"Sedangkan sisanya sebanyak 41 orang kini masih dalam pencarian," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 4 Juli 2018.
Selain itu, terdapat 69 korban dinyatakan selamat. Dari jumlah korban selamat, sebanyak 39 orang kini tengah menjalani perawatan.
"Sesuai manifes terdapat 139 orang penumpang dan 48 kendaraan," kata dia.
Sutopo melanjutkan, tidak semua penumpang mendapat jaket pelampung saat kapal mulai tenggelam.
Tim gabungan juga menghadapi kendala di lapangan dalam pencarian korban seperti cuaca hujan, angin kencang dan gelombang yang tinggi.
Berikut daftar nama korban meninggal dunia penumpang KM Lestari Maju:
1. Laki. Hari Laksono, alamat Jl. Jeruk (ASDP Pamatata)
2. Laki. Drs. Rurung, umur 51 tahun, alamat Jl. Mangga Benteng (suami)
3. Perempuan. Hj. Marlia, umur 44 tahun, alamat Jl. Mangga Benteng (istri)
4. Perempuan. Hj. Amawati, umur 43 tahun, alamat Desa Laiyolo Kec. Bontosikuyu.
5. Perempuan. Sitti Saerah, umur 58 tahun, alamat Desa Onto Kec. Bontomatene.
6. Laki. H. Abd. Rasyid, alamat Jl. Jend. Ahmad Yani Benteng
7. Perempuan. Rini Nurianti, umur 29, alamat Bonea Kec. Benteng Kep. Selayar.
8. Laki. Abizar, umur 2 tahun, alamat Bonea (anak Rini Nurianti)
9. Perempuan. Rosmiati, umur 40 tahun, alamat Jl. Manga Benteng
10. Laki, Demma Ganrang, umur 45 tahun, alamat Kalaroi Kec. Bontomatene
11. Laki. Andi Le’leng, umur 47 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu
12. Laki. Syamsuddin, umur 50 tahun, alamat Jl. Pierre Tendean Benteng
13. Laki. Hensi, umur 64 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu (suami)
14. Perempuan. Ati Mala, umur 58 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu
15. Perempuan. Denniamang, umur 74 tahun, alamat Lambongan Kec. Bontomatene
16. Perempuan. Marwani, umur 46 tahun, alamat Sappang Herlang Singa
17. Perempuan. Hj. Salmiah, umur 55 tahun, alamat Kab. Sinjai.
18. Laki. A. Abd. Rasyid, umur 42 umur, alamat Jl. Pahlawan benteng selayar (asal banyorang KEC. Tompo bulu Kab. bantaeng)
19. Perempuan. Suryana, umur 55 tahun, alamat Bonehalang Kec. Benteng.
20. Laki. Dempa, umur 50 tahun, alamat Kalaroi Kec. Bontomatene
21. Perempuan. Nurlia, umur 64 tahun, alamat Batangmata sapo Kec. Bontomatene
22. Perempuan. Andi Junaeda, umur 70 tahun, alamat Bone
23. Perempuan. Norma, umur 50 tahun, alamat Benteng Somba Opu.
24. Perempuan. Ningsih, umur, alamat Cinimabela ( Takalar / Galesong)
25. Laki. Haidir, umur 2 tahun, alamat Cinimabela ( Takalar / Galesong) (anak dari Pr. Ningsih)
26. Perempuan. Kartini, umur 60 tahun, alamat cinimabela desa parak Kec. Bontomanai selayar
27. Perempuan. Siti baedah, umur 55 tahun, alamat desa baraklambongan Kec. Bonto matene selayar
28. Laki. Jumbrah, alamat 50 tahun, pekerjaan barugayya Kec. Bontomanai selayar
29. Mayat perempuan usia 50-60 tahun tanpa identitas
(ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?