Mantan PM Malaysia Najib Razak Resmi Ditahan

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 3 Juli 2018 18:21
Mantan PM Malaysia Najib Razak Resmi Ditahan
Najib akan menjalani sidang tuntutan besok.

Dream - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, resmi ditahan pada Selasa sore, 3 Juli 2018. Penahanan dijalankan KPK-nya Malaysia, Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) usai pemeriksaan terhadap SRC Internasional, bekas unit dana negara pada 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Najib dijadwalkan menjalani sidang tuntutan pada Rabu, 4 Juli 2018 pukul 08.30 pagi waktu setempat. Satuan tugas 1MDB dalam keterangan resminya mengatakan Najib ditangkap di kediaman pribadinya di Kuala Lumpur.

" Petugas anti-korupsi tidak di rumah (Najib) dengan tiga sampai empat mobil tanpa tanda," ujar salah satu pejabat keamanan senior, dikutip dari Channel News Asia, Selasa 3 April 2018.

Najib kemudian dibawa ke markas SPRM di Putrajaya. Dia akan menghabiskan malam di tahanan SPRM.

Investigasi yang dijalankan SPRM kepada Najib difokuskan pada bagaimana uang sebanyak 42 juta ringgit, setara Rp149 miliar beralih dari SRC Internasional ke rekening pribadinya. Dalam pemeriksaan di SPRM pada Mei lalu, Najib diminta memberikan keterangan terkait transfer dana mencurigakan itu.

SRC Internasional dibentuk pemerintahan Najib pada 2011 untuk mencari dana investasi dari luar negeri di bidang energi. Badan ini merupakan salah satu unit dalam 1MDB yang kemudian dipindah menjadi di bawah Kementerian Keuangan pada 2012.

Kepolisian telah memeriksa aset properti dan menyita sejumlah barang dan uang milik Najib sebagai barang bukti. Nilai total barang dan uang yang disita mencapai 1,1 miliar, setara Rp3,8 triliun.

" Dari nilai ini, 116 juta ringgit (setara Rp411 miliar) dalam bentuk uang tunai, perhiasan bernilai 440 juta ringgit (setara Rp1,5 triliun), dan dari penggeledahan terakhir senilai 660 juta ringgit dan 880 juta ringgit," kata Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Komersil Malaysia, Ammar Singh.

Ammar menjelaskan total perhiasan yang disita sebanyak 12.000 item. Rinciannya, 1.400 kalung, 2.200 cincin, 2.800 pasang anting, 2.100 gelang, 1.600 bros, 14 tiara, dengan barang yang paling mahal kalung emas senilai RM 6,4 juta.

Sementara itu, barang mewah lain yang disita adalah jam tangan 423 buah dengan 100 merek seperti Rolex dan Chopard. Semuanya bernilai RM 78 juta. Selain itu, sebanyak 234 kacamata hitam senilai RM 374.000 juga turut disita.

(Sah)

Beri Komentar