Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Koki Jorok (World Of Buzz)
Dream - Tahun 2020 merupakan masa mendebarkan bagi banyak orang. Sebab, virus corona menjadi pandemi dan telah melanda 121 negara.
Itulah perlunya mengambil langkah ekstra hati-hati demi menghindari penularan virus corona yang dapat terjadi melalui cairan tubuh, terutama ludah. Karena itulah, muncul anjuran untuk mengenakan masker.
Tetapi, sepertinya tidak semua orang mengerti mengapa meludah adalah sebuah masalah besar. Yang lebih buruk lagi, baru-baru ini viral sebuah video memperlihatkan betapa tidak higienisnya seorang koki dalam menyiapkan makanan untuk pelanggannya.
Dikutip dari World of Buzz, insiden menjijikan itu terjadi di Xi'an, China. Salah seorang koki di sebuah restoran tertangkap kamera sedang meludah ke makanan pelanggannya dan kemudian mengaduk masakan tersebut seolah tidak ada yang terjadi.
Menurut Sin Chew Daily, sang koki tampaknya kesal lantaran ada pelanggan meminta pesanannya dimasak lagi karena kurang matang. Setelah beberapa saat menunggu, hidangan pelanggan terlihat cukup 'segar'.
Tak diduga, sang pelanggan menemukan puntung rokok di makanan tersebut. Mereka lalu eminta pihak restoran untuk memperlihatkan CCTV di dapur restoran tersebut.
Saat melihat CCTV, betapa kaget sang pelanggan. Tak hanya tidak menggunakan masker ketika memasak, tetapi sang koki juga terlihat meludahkan makanan yang baru ia sajikan.
Sebagai akibat dari tindakan yang menjijikan tersebut, pihak restoran harus membayar denda sebesar 100 ribu Yuan (Rp210 juta) dan kemungkinan izin operasionalnya dicabut.
Hal merugikan tersebut hanya karena satu orang koki tak tahu tata krama dan sopan santun. Sangat disayangkan.
Dream - Pernahkah masih kecil kamu dilalui dengan tidur di ruangan yang memiliki kipas angin di plafonnya? Jika pernah, sempatkah kamu mempunya pikiran jika kipas angin itu akan terlepas dan mengenai anggota keluarga? Mungkin masih saja ada yang was-was dengan kekhawatiran tersebut hingga sekarang.
Nah, salah satu yang masih takut kipas angin di plafon bisa terlepas adalah netizen Malaysia bernama Jasni Jjm ini.
Jasni membagikan postingan di Facebook tentang mimpi buruk kipas angin yang tiba-tiba lepas dan jatuh hingga melukai ibu temannya. Kejadiannya seperti di film Final Destination.
Cerita dimulai ketika temannya merasa kepanasan karena harus tinggal di rumah selama diberlakukannya lockdown atau yang disebut Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) di Malaysia.

Setelah dinyalakan, kipas tersebut perlahan-lahan mulai berputar. Tapi entah bagaimana, kipas itu tiba-tiba terlepas dan mengenai ibunya.

Beruntung kecepatan putaran kipas itu masih sangat lambat, sehingga ibunya hanya mengalami luka di lehernya.

Tidak bisa membayangkan jika kipas itu berputar dengan kecepatan tinggi kemudian tiba-tiba lepas dan mengenai leher penghuni rumah.
Sebagai tindakan pengamanan, sebagian besar kipas plafon biasanya memiliki kabel pengaman untuk mencegah kipas tidak jatuh.
Melalui kolom komentar, netizen memperkirakan orang yang memasang kipas tersebut lupa atau bahkan tidak memasang kabel pengaman.
Selain itu, dilihat dari bentuknya, kipas di plafon itu tampak sudah tua. Seharusnya pemilik rumah menggantinya dengan yang baru.
Jasni pun berpesan kepada netizen untuk berhati-hati dengan barang elektronik di rumah.
Apalagi di saat lockdown seperti saat ini ketika kita lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah.
" Tolong periksa semua peralatan elektronik di rumah. Kalau ada bunyi aneh atau peralatan elektronik sudah tua, segera tukar dengan yang baru. Duit bisa dicari, tapi nyawa tidak bisa diganti," tutur Jasni.
Postingan Jasni yang disertai foto-foto kipas lepas dan tanda luka di leher korban cukup membuat netizen merinding.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya