Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Massa Pendukung Paslon Agus-Sylvi Memadati Pelataran Hotel Bidakara (Dream.co.id/M Ilman Nafi'an)
Massa pendukung Agus-Sylvi memadati pelataran hotel menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas.
Dream - Massa Pendukung Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni ditegur polisi. Ini lantaran mereka kurang bisa tertib di lokasi debat terakhir Pilgub DKI Jakarta 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.
Pantauan Dream, mereka menggenakan kaos hitam bertuliskan Agus-Silvy dan membawa bendera memadati pelataran hotel. Ini membuat kendaraan sulit melintas.
Polisi segera memberikan teguran kepada massa. Polisi meminta massa memberi jalan agar kendaraan bisa melintas.
"Tolong untuk para pendukung paslon jangan menghalangi jalan," kata salah seorang polisi di lokasi, Jumat, 10 Februari 2017.
Merasa mendapat teguran, massa pun kemudian membuka jalan. Setelah itu, mereka kembali menyanyikan lagu yel-yel.
Tak hanya yel-yel saja, mereka juga sesekali melantunkan sholawat badar lengkap dengan rebananya.
KPUD DKI menggelar debat putaran ketiga Pilgub hari ini. Debat ini merupakan puncak agenda sebelum pelaksanaan pemungutan suara pada Rabu, 15 Februari nanti. (Ism)