Longgarkan Lockdown, Mal Ini Dipercaya Jadi Kluster Baru Penularan Covid-19

Reporter : Sugiono
Rabu, 13 Mei 2020 16:00
Longgarkan Lockdown, Mal Ini Dipercaya Jadi Kluster Baru Penularan Covid-19
Begitu mall dibuka, ribuan warga membentuk barisan panjang agar bisa masuk tanpa memerhatikan aturan social distancing.

Dream - Baru-baru ini pemerintah Malaysia melonggarkan aturan lockdown atau Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) dengan sebutan baru bernama Perintah Kawalan Pergerakan Diperketatkan (PKPD).

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, dalam pidatonya pada hari Minggu, 10 Mei 2020, mengatakan bahwa PKP akan diperpanjang dengan sedikit pelonggaran sampai tanggal 9 Juni 2020.

Dengan sedikit kelonggaran ini, warga Malaysia pun menyambut dengan riang gembira. Mereka mengira bisa melakukan aktivitas apa pun seperti biasanya, termasuk pergi ke mal dan tidak melakukan social distancing.

Padahal dalam aturan PKPD itu disebutkan bahwa pelonggaran akan diberikan namun warga harus tetap memerhatikan aturan tentang social distancing untuk mencegah penyebaran virus corona.

Tetapi postingan di media sosial yang viral baru-baru ini memperlihatkan kondisi yang sebaliknya. Warga berbondong-bondong datang ke mal tanpa mengindahkan aturan social distancing.

1 dari 2 halaman

Dalam salah satu foto di sebuah mal yang terletak di Taman Desa Tebrau, Johor Bahru, memperlihatkan warga antre dalam satu barisan yang panjang tanpa menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya.

Foto warga Malaysia berbaris demi bisa masuk ke mall itu menjadi viral dan mengundang keprihatinan netizen. Mereka khawatir mall tersebut akan menjadi kluster baru penyebaran Covid-19.

2 dari 2 halaman

Seorang netizen mengaku terkejut dengan membludaknya warga yang menyerbu mal pada jam 2.20 siang waktu setempat itu.

" Saya terkejut melihat banyak orang tidak mempraktikkan social distancing ketika suhu tubuh mereka diperiksa. Bahkan tidak ada tanda di lantai sebagai panduan untuk menjaga jarak. Beberapa orang mencoba mengingatkan untuk menjaga jarak. Tapi mereka tidak mau mendengarnya," kata netizen tersebut.

Manajer operasi mal tersebut telah menyatakan bahwa mereka akan segera meningkatkan langkah-langkah pengamanan. Termasuk memperketat pengamanan di pintu masuk dan memastikan pelanggan mematuhi SOP.

Sumber: World of Buzz

Beri Komentar