Masya Allah, Jenazah Cucu Pendiri NU Utuh Meski 8 Tahun Dimakamkan

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 15 Juli 2019 16:00
Masya Allah, Jenazah Cucu Pendiri NU Utuh Meski 8 Tahun Dimakamkan
Kiai Hasbullah Muin meninggal karena sakit jantung dan dimakamkan di Jakarta. Keluarga memutuskan memindahkan makam ulama ini ke komplek makam KH Wahab Hasbullah.

Dream - Jenazah ulama yang dimakamkan di Jakarta, KH Hasbullah Muin, membuat orang terkejut. Meski sudah dimakamkan selama 8 tahun, jenazah cucu ulama besar sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama, KH Wahab Hasbullah, itu masih utuh.

Peristiwa itu diketahui saat prosesi pemindahan makam Kiai Hasbullah dari Jakarta ke Jombang. Pihak keluarga memutuskan untuk memakamkan KH Hasbullah satu komplek dengan sang kakek di Tambakberas, Minggu 14 Juli 2019.

" Akhirnya semua orang ingin tahu, amalan apa yang dikerjakan beliau sampai-sampai jasadnya utuh. Padahal, semua tahu, beliau sudah kapundut sejak delapan tahun lalu, tepatnya 16 Mei 2011 di Jakarta. Subhanallah," ujar cicit KH Wahab Hasbullah, H Abdul Rozaq, dikutip dari duta.co, Senin 15 Juli 2019.

Pria yang akrab disapa Gus Rozaq ini memimpin prosesi pemakaman kembali jenazah Kiai Hasbullah di Tambakberas. Dia menjelaskan, Kiai Hasbullah merupakan anak Nyai Khadijah binti Wahab dengan KH Muin.

Kiai Hasbullah menikah dengan Nyai Jamilah. Dari pernikahan tersebut Kiai Hasbullah dikaruniai tiga anak, yaitu M Zaki Cahyo Negoro, Gemala Hatai, dan Ngabehi Marzuk.

1 dari 5 halaman

Amalan Kiai Hasbullah

Menurut Gus Rozaq, Kiai Hasbullah punya peran besar di keluarga besar Tambakberas. Ulama ini dikenal sebagai penyemangat dan penggerak.

" Kalau menolong seseorang, selalu dilakukan secara tuntas. Bu Nyai Mahfudhoh Wahab sendiri merasakan betapa besar peran beliau dalam keluarga besar," kata Gus Rozaq.

Selain itu, Kiai Hasbullah dikenal tekun dalam belajar. Semasa hidup, Kiai Hasbullah memilih mondok di Pesantren Darul Ulum Rejoso demi memperkaya ilmu meski pesantren kakeknya di Tambakberas dikenal sebagai gudangnya ilmu.

Tak hanya memperdalam ilmu agama, Kiai Hasbullah juga mempelajari ilmu hukum. Dia bahkan menyandang gelar sebagai Sarjana Hukum.

" Beliau meninggal lantaran penyakit jantung. Sampai kemarin jasad beliau masih utuh. Semoga Allah SWT mengampuni kekhilatannya, menerima amal baiknya, kami diberi kekuatan untuk meneruskan semangat juangnya," kata Gus Rozaq.

2 dari 5 halaman

31 Tahun Dimakamkan, Jasad Kiai Sepuh NU Masih Utuh

Dream - Pemindaham makam sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Tambakan, Gandusari, Blitar, Kiai Anwar Sudibyo, pada Kamis, 14 Maret 2019, berjalan dengan ketakjuban.

Usai dibongkar, jasad yang akan dipindah dari pemakaman umum ke makam keluarga itu tampak masih utuh.

" Kuasa ilahi di depan mata warga, nyata, mulai jari kaki sampai kepala masih terlihat utuh sedikitpun tidak lepas, kain kafan utuh, sedikitpun tidak sobek," kata seorang warga, dilaporkan muslimoderat.net, Rabu, 19 Maret 2019.

Kiai Anwar meninggal dunia pada 1988. Usia jasad Kiai Anwar terhitung 31 tahun. Alumus Pondok Pesantren APIS Sanan Gondang, Gandusari itu dikenal warga setia mengabdi di NU.

3 dari 5 halaman

Jasad Guru Ngaji Masih Utuh Meski Sudah Dikubur 12 Tahun

Dream - Sebuah makam di Tangerang, Banten, dibongkar untuk dipindahkan. Lahan makam tersebut akan dilewati tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2.

Ada kejadian tak lazim saat proses pembongkaran makam diketahui berisi jenazah Hj Hariroh binti Arsyad. Jenazah Hj Hariroh yang sudah dimakamkan 12 tahun lamanya ini ditemukan dalam keadaan utuh dengan kain kafan tidak lapuk maupun rusak.

 Jasad Guru Ngaji Masih Utuh Meski Sudah Dikubur 12 Tahun© Dream

 

Dikutip dari Pojoksatu, almarhumah dulunya merupakan warga Kampung Ceper, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Semasa hidup, Hj Hariroh dikenal warga sebagai guru ngaji dan taat beribadah.

Proses pembongkaran makam sempat diabadikan dalam video lalu diunggah dan tersebar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan beberapa warga mengkafani kembali jenazah Hj Hariroh.

Jalan tol JORR 2 ditargetkan beroperasi tahun depan. Hingga saat ini, proses pembangunan masih berjalan.

Salah satunya ruas Kunciran-Serpong sepanjang 11,14 Kilometer. Proses pembangunannya sudah mencapai 66 persen pada September 2018.

Nantinya, ruas ini terhubung dengan ruas Tangerang-Merak dan Jakarta-Serpong. Dua ruas tol ini sudah beroperasi.

Sumber: Pojoksatu.id

4 dari 5 halaman

8 Tahun Dikubur, Jasad Wanita Asal Tegal Tetap Utuh

Dream - Baru-baru ini warga Tegal digegerkan dengan kabar mengenai jasad seorang wanita yang tetap utuh meski sudah dikubur selama 8 tahun. Ceritatersebut bahkan sempat ramai diperbincangkan netizen, setelah diunggah oleh pemilik akun Facebook Aridin Bae.

Bersama sejumlah foto, Aridin bercerita mengenai jasad itu.

" SUBHANALLAH.. kisah nyata tentang jasad yang masih utuh terbungkus dalam kain kafan setelah delapan tahun. Dan setelah ditelusuri tentang amal semasa hidup, ternyata almarhumah dulunya adalah orang yang sering beramal ke anak yatim dan selalu patuh pada suami,"  tulis Aridin.

Ternyata, diketahui jasad tersebut merupakan jasad almarhumah Ibu Unen. Faktamengenai kondisi jasad Ibu Unen yang tetap utuh terkuak ketika warga setempat melakukan pemindahan makam pada Sabtu, 7 Januari 2017.

 8 Tahun Dikubur, Jasad Wanita Asal Tegal Tetap Utuh© Dream

 

Kala itu sekitar 184 makam TPU Gang Widuri Desa Adiwerna RT 14 RW 07, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, harus dipindahkan lantaran terkena proyek pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang. Salah satu di antara makam tersebut adalah milik almarhumah Ibu Unen.

Ketika Dipindah

Dan ketika memindahkan makam si ibu, warga dibuat kaget bukan kepalang, lantaran mendapati jasad yang masih utuh. Bahkan kain kafannya tidak rusak dan hanya kotor terkena tanah.

Cerita mengenai jasad Ibu Unen pun akhirnya menjadi perbincangan warga. Dan sejak itu, banyak yang penasaran mengapa hal itu bisa terjadi. Sampai akhirnya terungkap jika selama hidup si ibu kerap berbuat baik pada anak yatim dan taat pada suami.

Kisah almarhumah Ibu Unen yang diunggah akun Aridin Bae pun menuai banyak komentar dari netizen. Banyak yang mengaku merinding membaca kisah tersebut.

5 dari 5 halaman

10 Tahun Dikubur, Jasad Istri Anggota Dewan Itu Masih Utuh

Dream - Dua makam itu bersanding. Nama Zaini bin Rudin terpahat pada salah satu nisan, yang juga terdapat keterangan wafat pada 25 Mei 1996. Sementara, pada makam lainnya, tertulis nama Mariam binti Saman, wafat pada 16 Agustus 2000.

Kedua makam ini hanya `sepelemparan batu` dari rumah besar di Rt 01 Jalan Buper KM 5 Desa Sungai Gelam, Jambi. Sangat dekat. Makam itu merupakan milik mantan anggota Dewan dan istrinya, yang empat tahun lalu dipindahkan dari pemakaman umum di wilayah Kumpeh.

Ada kisah unik di balik pemindahan kedua makam itu. Salah satu jasad yang dipindahkan itu masih utuh. Padahal sudah dikubur selama sepuluh tahun. Dan jasad itu adalah Mariam binti Saman.

Tentu keluarga dan warga yang menyaksikan kondisi jenazah Mariam binti Saman itu heran. Sekaligus terkagum-kagum. Bagaimana bisa jasad yang sudah dikubur satu dekade tidak dimakan tanah.

" Saya melihat sendiri sampai jenazah diletakan ke liang kubur. Kafannya masih utuh seperti baru, wajahnya juga masih nampak,” tutur Halimah, kerabat Mariam.

Semasa hidup, Mariam dikenal baik hati, sangat sabar dan dan tak pernah memusuhi orang. Kesabaran itu dia tunjukkan saat mendapat cobaan berat, dirubung penyakit diabetes dan kanker, yang membuat kaki diamputasi dan payudaranya diangkat. (Ism, Sumber: Kilasjambi.com

Beri Komentar