Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Mstar
Dream - Setiap orang pasti ingin meninggal dunia dalam keadaan yang baik. Terutama ketika selesai beribadah dan mengingat Allah SWT.
Sebuah cerita mengharukan diungkap petugas haji yang akrab disapa Abu Khaleef terkait pengalamannya mengurus jemaah umroh yang meninggal di Mekah.
Melansir mStar, almarhumah yang akrab disapa Neeshah itu menjadi korban kecelakaan pada awal April lalu saat menyebrang jalan usai sholat tarawih dan tidak bisa diselamatkan meski telah dilarikan ke rumah sakit.
Menurut Abu Khaleef, kepergian jemaah asal Malaysia itu sangat mulia dan menyatakan bahwa almarhumah adalah seorang Muslimah, istri, dan ibu yang baik.
“ Meninggal di tempat terbaik di bulan terbaik setelah melakukan amal terbaik. Disholatkan dan didoakan oleh jutaan umat Islam di dalam Masjidil Haram,” tutur Abu Khaleef.

Menurutnya, pasti ada kebaikan dalam dirinya yang menyebabkan Tuhan memberikan kematian yang mulia. Jenazah Neesha dimakamkan di pemakaman Maqbarah Soraya.
Dalam video pemakamannya, terlihat beberapa peziarah mengiringi jenazah Neesha menuju makam. Seorang pria yang diyakini sebagai perwakilan keluarga almarhum menangis karena kehilangan orang yang dicintainya.
Perwakilan lembaga umroh Harmoni, yang ingin dikenal sebagai Hasyim, mengatakan, pengaturan pemakaman disederhanakan dari awal sampai akhir.
“ Dan semua proses untuk merawat jenazah Neesha berjalan dengan lancar, ini pertanda mereka yang berangkat dalam keadaan husnul khatimah. Kami doakan agar dia menjadi orang pilihan di surga,” kata Hasyim.
Pria yang merupakan kakak almarhumah itu sempat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mengurus adiknya.
“ Insya Allah dia dalam keadaan paling sempurna untukku di bulan mulia ini,” ujar lelaki itu.

Abu Khaleef mengungkapkan, merupakan suatu kehormatan baginya bisa mengurus jemaah Neesha sehingga ia bisa belajar hal baru. Sebelumnya, ia sering mendengar kabar jemaah Malaysia meninggal di Tanah Suci.
“ Kali ini Tuhan membawanya ke depan mata saya, dari lokasi kecelakaan, bawa ke rumah sakit, dapatkan sertifikat kematian, urus kedutaan, naik turun kantor polisi dan urus kamar mayat,” jelasnya.
“ Selanjutnya pergi ke pemandian jenazah, mengantar jenazah ke Masjidil Haram dan terakhir pemakaman di Soraya Maqbarah. Banyak ilmu baru yang bisa dipetik dari pengalaman ini,” pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya