Memilukan, Tangis Histeris Ibu Panggil Anaknya yang Hilang di Air Terjun Sumut

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 22 Oktober 2021 07:00
Memilukan, Tangis Histeris Ibu Panggil Anaknya yang Hilang di Air Terjun Sumut
Anak sang ibu diduga tenggelam dan hilang di air terjun Lae Une sejak Sabtu, 16 Oktober 2021 lalu.

Dream - Siapapun bakal bersedih bila kehilangan seseorang terkasih, terutama ibu yang ditinggal selama-lamanya oleh anaknya. Kepedihan bisa saja tak terperi.

Seperti terlihat dalam video yang diunggah ke TikTok berikut ini. Dalam video itu terlihat betapa sedihnya seorang ibu yang kehilangan anaknya di Air Terjun Lae Une, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Anak wanita yang menangis di tepi sungai itu diduga tenggelam dan hilang di air terjun tersebut sejak Sabtu, 16 Oktober 2021.

" Lihatlah betapa sakit seorang ibu yang kehilangan anaknya. Semoga cepat ketemu ya. Untuk keluarga tetap tabah dan sabar," tulis keterangan dalam badan video.

1 dari 4 halaman

Melalui unggahan akun TikTok @periantoboman2, terlihat sang ibu dan beberapa warga tengah berdiri di pinggir sungai memantau keadaan. Di tengah pencarian itu, sang ibu berteriak nama anaknya sambil berdoa. Begitu memilkukan.

Sang ibu sampai terlihat terus dipegangi oleh warga karena seperti ingin menceburkan diri dan mencari anaknya yang tenggelam.

Anak hilang© TikTok

Informasi terakhir, Tim SAR dan warga pun telah melakukan pencarian terhadap korban selama 5 hari, namun tubuh sang anak tidak kunjung ditemukan.

2 dari 4 halaman

Penerawangan Sementara

Peristiwa anak hilang itu juga mendapat respon dari seorang indigo bernama Tulus Riyanto. Ia menuturkan penerawangannya melalui kanal YouTube BIGTULUS OFFICIAL berjudul 'Tentang Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Lae Une yg Viral di TikTok' pada 20 Oktober 2021.

" Analisa saya kalau menurut saya jenazahnya itu masih di posisi yang sama seperti di tempat jatuhnya, hanya bergeser beberapa meter," ungkap Tulus.

Dalam terawangannya, Tulus mengungkapkan bahwa jenazah korban masih terselip di antara bebatuan, meskipun secara kasat mata saat dicari jenazah korban tak bisa ditemukan.

" Jenazahnya saat ini posisinya tidak terlalu jauh dari tempat ia terjatuh dan terselip di salah satu batu dan kenapa belum bisa ditemukan karena ada sosok yang menutupi," ungkap Tulus.

" Ada naungan tertentu yang menutupi," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Menurutnya, naungan tersebut membuat Tim SAR dan warga tidak bisa menemukan jenazah korban. Bahkan, Tulus mengaku secara mata matin ia tidak bisa melihat jenazah korban secara utuh.

" Jadi aku cuma lihat kaki sama tangan, seakan-akan badannya itu tertindih batu dan tidak terlihat sama orang," ungkap Tulus.

" Batunya itu hitam," tambahnya

Tulus mengatakan bahwa batu hitam tersebut dimiliki oleh sosok hitam besar bersayap yang seakan-akan menjadi sosok yang berkuasa di Air Terjun Lae Une tersebut.

Menurut Tulus, tenggelamnya korban di Air Terjun Lae Une dikarenakan sang korban kurang berhati-hati dan waspada. Meski demikian, Tulus mengatakan bahwa korban akan segera ditemukan dalam waktu dekat.

Beri Komentar