Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Mstar
Dream - Kehadiran hari raya Idul Fitri tentu dinanti-nantikan oleh umat muslim, terlebih lagi bagi seorang pedagang yang menjual berbagai macam keperluan hari raya. Salah satunya adalah usaha ketupat.
Terkadang usaha besar yang dilakukan tak selalu berakhir manis, sebaliknya malah jadi tragis. Seorang anak membagikan cerita ia sangat bersedih karena melihat dagangan ketupat yang telah dipersiapkan kedua orangtuanya rusak dan berjamur.
Melansir Mstar, anak tersebut bercerita kalau bukan hanya satu atau dua buah ketupat yang rusak. Sebanyak 7 ribu ketupat yang berada di freezer rusak hngga berjamur.
Menurut Juliana Zakaria kedua orangtuanya sudah menekuni usaha ini selama 20 tahun. Ia tidak menyangka kalau salah satu lemari es tempat penyimpanan ketupat itu rusak sejak minggu yang lalu.

“ Mama baru menyadari kalau salah satu kotak tidak dingin dan ada bau aneh saat hendak mengambil stok yang dipesan pelanggan. Saat membuka kemasan ketupat, ada yang berair dan berjamur,” jelasnya.
Saat melihat ribuan ketupat yang telah disiapkan sejak awal Ramadan itu rusak, sang ibu hingga tidak tahu harus berkata apa.
“ Bukan 70 atau 700 biji, tapi 7.000 biji ketupat di kulkas yang rusak. Saat itu, ibu tidak tahu harus berkata apa dan hanya mengatakan tidak punya rezeki, tapi saya bisa melihat air matanya. Wajah berusaha menahan diri untuk tidak menangis,” tuturnya.

Juliana mengatakan, kedua orangtuanya masing-masing berusia 58 dan 66 tahun tapi tetap semangat berjualan ketupan. Mereka menyiapkan 12 ribu ketupat palas beku berdasarkan pesanan pelanggan untuk Hari Raya kali ini.
“ Ada yang membuatnya sejak awal puasa. Sesuai pesanan 100 biji dijual dengan harga RM65 (Rp219 ribu), sehingga orangtua saya merugi RM4.550 (Rp15,3 juta)” ujarnya.
Tentu ia merasa sedih karena mengalami kerugian besar. Hal yang lebih disayangkan adalah ibu dan ayahnya telah membuat ketupat setiap hari.
“ Seperti ibu, dia membuatnya dari pagi sampai sebelum berbuka. Dia bisa menghabiskan rata-rata 500 biji, sorenya dia melanjutkan lagi,” ujarnya.

Menurut pria yang berasal dari Kuala Nerus, Terengganu ini, pesanan ketupat palas tidak boleh terlalu banyak diambil sebab ibunya sedang tidak sehat.
“ Ayah saya mengetahui kejadian itu bahkan setelah pulang dari shalat tarawih. Dia pendia, wajahnya sedih, da mengatakan dia tidak nafsu makan,” katanya.
Juliana yang bekerja di toko emas itu mengatakan, akibat musyawarah keluarga, pesanan harus dibatasi karena kulkas rusak.

“ Sekarang ibu dan ayah akan terus mempersiapkan sisa pesanan ketupat sebelum hari raya. Bulan Ramadan sudah mendekati Syawal, dan ibu ayah sudah tenang meski sedih,” jelasnya.
Ia mengatakan, hal tersebut pertama kali terjadi pada mereka. Menurutnya hal ini merupakan ujian besar.
“ Setiap ujian yang Tuhan berikan ada hikmahnya, semoga orang tua saya kuat dan tabah menghadapi tantangan ini,” ungkapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya