5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Mencuci tangan dengan sabun sangat dianjurkan untuk menekan penularan Covid-19. Sabun menjadi senjata yang murah untuk mengurangi risiko penularan, sebelum vaksin Covid-19 beredar.
Sabun mengandung bahan kimia sederhana. Dalam busa sabun, kombinasi molekul berkumpul menjadi struktur seperti gelembung yang disebut misel, yang menjebak materi virus dan biomaterial lainnya, seperti lemak, minyak, dan kotoran. Sabun meluruhkan semuanya ke saluran pembuangan.
Sabun mengandung golongan senyawa yang disebut surfaktan. Senyawa ini dapat menetralkan kuman di kulit, seperti SARS-CoV-2 --yang menyebabkan Covid-19-- dan virus korona lainnya, patogen dengan struktur seperti mahkota dan membran luar yang terbuat dari molekul lipid dan protein.
" Surfaktan pada dasarnya membuka partikel virus corona dan membungkus molekul virus dalam misel yang tersuspensi dalam busa yang menempel di tangan Anda," kata Thomas Gilbert, seorang profesor kimia dan biologi kimia di Northeastern University, Amerika Serikat.
" Itu memungkinkan bahan virus yang dinonaktifkan larut saat Anda membilas tangan," tambah dia.
SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 menyebar melalui udara dalam bentuk partikel kecil yang dihirup oleh orang yang terinfeksi di dekat Anda, bersin, batuk, atau dilepaskan saat berbicara. Mereka bisa masuk ke tubuh Anda melalui mata, mulut, atau hidung.
Temuan terbaru menunjukkan bahwa kuman tersebut juga dapat bertahan berjam-jam, bahkan berhari-hari, ketika mereka hinggap di benda yang terbuat dari plastik, logam, dan karton.
Karena virus juga dapat tertular dengan membawa kuman dari benda yang terkontaminasi ke tubuh setelah menyentuh wajah, pejabat kesehatan masyarakat telah mendorong mencuci tangan sebagai salah satu cara terbaik untuk melindungi dari COVID-19.
Tapi itu harus dilakukan dengan cara yang benar setidaknya dalam waktu 20 detik.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil