Menteri Ini Yakin Kebal Covid-19 karena Lahir di Kotoran Sapi

Reporter : Sugiono
Sabtu, 12 September 2020 12:15
Menteri Ini Yakin Kebal Covid-19 karena Lahir di Kotoran Sapi
Dia mengaku masker hanya dikalungkan di leher karena terpaksa memakainya.

Dream - Pandemi Covid-19 yang mulai merebak sejak Januari 2020 telah menyedot perhatian dan energi warga dunia. Saat banyak ilmuwan mencurahkan pikiran untuk menemukan vaksin penyakit yang menginfeksi jutaan manusia itu.

Tidak hanya merepotkan ilmuwan, pandemi Covid-19 juga memporak-porandakan perekonomian seluruh negara di dunia. Tindakan pencegahan pun digalakkan oleh negara-negara dengan kasus positif Covid-19 terbanyak.

Namun, di tengah upaya mencegah penularan Covid-19, seorang pejabat di India membuat heboh dengan pernyataannya. Dia mengaku kebal dari virus corona yang menyebabkan Covid-19.

1 dari 3 halaman

Menteri Ini Yakin Kebal Covid-19 karena Lahir di Kotoran Sapi© MEN

Seorang menteri di Madhya Pradesh, India, bernama Imarti Devi mengklaim bahwa dirinya kebal terhadap infeksi COVID-19. Dia mengaku kebal karena lahir di gobar (kotoran sapi) dan mitti (lumpur).

Pernyataannya yang sangat kontroversial itu diungkapkan Imarti saat diwawancarai oleh awak media yang ingin mengonfirmasi kabar jika dia positif Covid-19.

2 dari 3 halaman

Wanita yang menjabat Menteri Pembangunan Anak dan Perempuan itu menjawab pertanyaan wartawan dengan nada marah.

" Saya lahir di lumpur dan kotoran sapi. Jadi corona tidak bisa menginfeksi saya," kata Imarti dengan ketus.

Imarti bahkan menunjukkan mengapa dia memakai masker hanya disarungkan di lehernya. Itu karena dia memakainya dengan terpaksa.

3 dari 3 halaman

Namun, ini bukan kali ini saja seorang pejabat India membuat klaim kontroversial tentang penularan Covid-19.

Sebelumnya, Menteri Arjun Ram Meghwal membuat pernyataan bahwa mengkonsumsi papandum bisa melawan infeksi Covid-19.

Meghwal bahkan menyebutkan secara khusus merek papandum yang ia yakini bisa memproduksi antibodi pada manusia.

Namun, selang beberapa minggu kemudian, pejabat dari Partai Bharatiya Janata itu dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Sumber: Liputan6

Beri Komentar