Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lokasi Kecelakaan Mobil Kapolres Tulungagung (Merdeka.com)
Dream - Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Edwin Natanael, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terkait kecelakaan mobil Kapolres Tulungagung. Termasuk meminta keterangan sementara dari driver, Bripda Tomi.
" Sementara dari pengakuan driver, ngantuk saat mengemudi, tiba-tiba mobil oleng dan tak sadarkan diri," kata Edwin, dikutip dari merdeka.com, Jumat, 28 September 2018.
Edwin meminta bantuan Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jatim saat menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pemeriksaan sudah dijalankan pagi tadi dan saat ini pihaknya masih menunggu hasilnya.
" Yang dilakukan tim TAA, mulai melihat secara keseluruhan, di situ terlihat bekas rem, di situ ada bekas tumpahan dan posisi teakhir mobil," kata Edwin.
Berdasarkan temuan di lapangan diketahui mobil oleng ke kiri setelah mendahului truk. " Untuk kecepatan mobil, dari keterangan saksi di atas 100 Km/jam," kata Edwin.
Selanjutnya, Edwin mengatakan hasil olah TKP saat ini masih dalam analisis TAA Polda Jatim. Selain itu, pihaknya juga masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.
" Hasilnya menunggu dari Tim TAA," kata dia.
Sebelumnya, mobil Toyota Land Cruiser dengan nomor polisi AG 908 RS mengalami kecelakaan di ruas Tol Surabaya-Mojokerto KM 716 +600 pada Kamis malam, 27 September 2018.
Mobil tersebut ditumpangi Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, istrinya, Anggi, ajudan Kapolres, Bripda Lutfi dan driver, Bripda Tommy.
Kecelakaan tersebut menyebabkan istri dan ajudan Kapolres meninggal. Jenazah keduanya dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya.
(ism Sumber: Merdeka.com)
Dream - Peristiwa nahas dialami Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar. Mobilnya mengalami kecelakaan hebat saat melintas di ruas tol Surabaya-Mojokerto.
Dikutip dari Beritajatim, kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis malam, 28 September 2018. Mobil Toyota Land Cruiser dengan pelat nomor AG 908 RS sempat oleng dan menabrak truk tangki dengan nomor polisi L 9490 UR.
Mobil tersebut ditumpangi oleh Tofik bersama istrinya, Anggi, satu ajudan, Bripda Lutfi, dan dikemudikan oleh Bripda Tommy. Mobil itu sempat menyalip truk dari sisi kanan.
Tiba-tiba, mobil mengalami oleng di KM 716 +600, tepatnya di daerah Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Mobil lalu menabrak truk yang dikemudikan Sugiyo, warga Dusun Pujok, Desa Puton, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota, AKP Edwin Nathanael, mengatakan pihaknya tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ini untuk mengetahui secara jelas kronologi kecelakaan tersebut.
" Informasi awal, mobil rombongan Kapolres Tulungagung mendahului truk dari kanan," ucap Edwin.
Kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia yaitu istri dan ajudan Kapolres Tulungagung. Jenazah dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya.
(ism, Sumber: beritajatim.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya