Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Momen Mahfud MD Asyik Nyanyikan Lagu Koes Ploes 'Mengapa', Lepas Lelah Usai Bekerja
Dream - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD memiliki cara sendiri untuk menikmati waktu lenggangnya. Tampil dengan busana batik, Mahfud tampak asyik menyanyikan lagu Koes Ploes berjudul 'mengapa' setelah sebelumnya tampak menikmati alunan musik dan sesekali bergoyang mengikuti alunan nada.
Momen santai sang menteri itu terekam dalam akun @pendukung_mahfud-md, Selasa 11 Juli 2023. Dalam video terlihat Mahfud asyik berkaraoke ditemani sejumlah orang.
Sesekali ia melihat ke arah tripod, tempat kertas diletakkan untuk menyanyikan bait lagu. Dalam sejumlah alunan musik yang didendangkan, Mahfud MD tampak menggoyangkan tangannya. Tak lupa senyuman terkembang dari wajahnya pertanda dirinya sedang menikmati suasana tersebut.
Mahfud juga terlihat hapal dengan lirik lagu Koes Ploes tersebut.
Mengapa mengapa...
Hatikut merasa merana..
Tak mungkin.. tak mungkin..
Di dalam hatiku tak yakin..
Dalam keterangannya disebutkan bahwa momen Mahfud MD berkaraoke itu dilakukan untuk melepas lelah usai kunjungan kerja di Ambon.
Postingan ini mendapatkan 41 ribuan like dari netizen. Selain itu juga ada 4.746 komentar dari warganet.
Sosok Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD disebut-sebut sebagai sosok Kuda Hitam di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Hal tersebut terungkap dalam diskusi Akhir Pekan Titik Temu Rumah Kebudayaan Nusantara (RKN) yang membahas hasil survei dari Lembaga penelitian Algoritma Consulting Jakarta.
Peneliti dari Algoritma Consulting, Pageran Ahmad Nurdin mengatakan cukup kaget dengan hasil dari sejumlah survei yang dilakukan.
Menurutnya, hasil dari beberapa survei menyebutkan nama Mahfud MD selalu muncul di urutan 3 besar.
“ Kami secara rutin melakukan survei salah satunya mengenai Capres dengan mengajukan pertanyaan terbuka kepada masyarakat mengenai siapa sosok Capres yang akan dipilih. Pak Mahfud, nah itu memang kita pun juga cukup ini cukup kaget juga nih dengan hasilnya, ketika kita lihat hasilnya untuk Pak Mahfud, selalu berada di urutan tiga besar,” ungkap Pangeran Ahmad Nurdin dalan Diskusi Akhir Pekan Titik Temu Rumah Kebudayaan Nusantara (RKN) yang disiarkan Sabtu, 8 Juli 2023 di Jakata.
Dalam diskusi yang dipandu host Sebastian Salang itu, Pageran Ahmad Nurdin menjelaskan, hasil survei menyimpulkan kandidat Capres terbanyak dipilih responden adalah Ganjar Pranowo sebesar 29,3 persen, Prabowo Subianto 24,6 persen, dan Anies Baswedan 16,9 persen.
Menguntit di belakangnya adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 2,3% serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di 1,8%.
Pageran Ahmad Nurdin menjelaskan, lembaganya juga mencoba membuat survei kepada responden dengan melontarkan pertanyaan yang agak nyeleneh.
Menurutnya, dalam survei itu ditanyakan, jika tiga nama Capres yang menguat saat ini, Ganjar, Prabowo dan Anies tidak jadi ikut dalam konstestasi Pilpres 2024, maka siapa yang akan dipilih.
“ Awalnya kita pikir kan ya paling dekat itu kan ada Ridwan kami 2,3% dan Sandiaga 1,8%, kayaknya enggak ada nama lain yang layak jadi presiden di luar tiga itu,” katanya.
Di luar dugaan, lanjut Pangeran Ahmad Nurdin, hasil survei mencatat kandidat yang banyak dipiliha adalah Sandiaga Uno 9,3%, Ridwan Kamil 9,3%, Mahfud MD 8,2% . Selain itu, lanjutnya, muncul juga 2 nama lain Agus Harimurti Yudhoyono 6,9% dan Erick Thohir 5.5%.
“ Dari hasil survei tersebut dapat disimpulkan, masyarakat ini menganggap jika tiga Capres saat ini enggak maju, maka 5 orang ini minimal ya ,itu orang-orang yang punya potensi untuk jadi presiden, Jadi sebenarnya, sosok orang-orang yang layak jadi presiden, cukup banyak jadi di negeri kita ini,” ungkapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya