Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Ketika memberi nama anak, orangtua tentu berharap yang terbaik. Karenanya, mereka akan memilih nama-nama yang dianggap menginspirasi.
Tetapi, nama anak ternyata membawa momen buruk bagi pasangan asal Swedia. Pemerintah setempat menolak meloloskan registrasi anak pasangan itu karena diberi nama Vladimir Putin, nama dari Presiden Rusia.
Dikutip dari Oddity Central, radio publik SR baru-baru ini melaporkan kasus pasangan yang tinggal di Laholm, Swedia, dilarang menamai putra mereka yang baru lahir dengan nama orang nomor satu di Rusia itu.
Skatteverket tidak menjelaskan dengan tepat mengapa mereka menolak permintaan penamaan itu. Tetapi menurut hukum Swedia, nama tidak boleh menyinggung atau berisiko menyebabkan masalah bagi pemiliknya.
Tak hanya itu nama depan yang jelas menyerupai nama keluarga juga tidak diperbolehkan. Tidak dijelaskan kenapa nama " Vladimir Putin" masuk kategori itu, tetapi pasangan tersebut akhirnya terpaksa memilih nama yang tidak terlalu kontroversial.
Di bawah Undang-Undang Penamaan yang pertama kali diberlakukan di Swedia pada tahun 1982 dan diperbarui pada tahun 2017, orangtua diwajibkan melaporkan nama bayi mereka yang baru lahir ke Skatteverket dalam tiga bulan pertama setelah kelahiran.
Namun, tidak semua mendapatkan persetujuan. Di masa lalu, agensi telah menolak nama-nama seperti Ford, Pilzner, Q atau Allah, dan julukan aneh seperti Google dan Metallica.
Sampai sekarang media Swedia belum dapat informasi mengapa pasangan ini ingin menamai putra mereka Vladimir Putin.
Laporan : Syifa Putri Naomi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya