Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Aisha Modu, Nenek Yang Menyusui Cucunya. (mynewshub.cc)
Dream - Usia Aisha Modu sudah menginjak 50 tahun. Dia seorang warga Nigeria. Lazimnya, wanita pada usia itu tidak lagi dapat menghasilkan Air Susu Ibu (ASI).
Tetapi, Aisha tak patah arang. Di usia itu dia terus berusaha memeras ASI demi cucunya yang baru berusia 40 hari.
Asiha harus melakukannya. Anak perempuannya, yang merupakan ibu cucunya, telah meninggal dunia. Sementara menantunya ditangkap pemberontak.
Alhasil, Aisha harus membawa lari sang cucu ke kamp pengungsian. Di klinik lembaga kemanusiaan Save The Children, Aisha meminta bantuan dokter agar dia bisa menghasilkan ASI lagi.

Aisha mengaku tidak memiliki uang untuk membeli susu formula bagi cucunya. Alhasil, ASI Aisha menjadi jalan keluar agar cucunya tidak terus kelaparan, hingga berat badannya turun menjadi 1,9 kilogram.
" Saya sangat tua dan coba menyelamatkan diri dengan mengikuti para pria, namun mereka telah ditangkap oleh pemberontak. Mereka telah membunuh satu pria di hadapan saya," kata Aisha.
Beruntung ada dokter Isaac Bot yang membantu Aisha. Dokter itu mengajari Aisha teknik menghasilkan ASI tambahan.
Caranya, si bayi dibiarkan menghisap puting payudara Aisha. Hal itu akan memberikan sinyal ke otak Aisha sehingga merangsang kelenjar mamaenya kembali menghasilkan susu.
" Ketika Aisha datang ke klinik bersama cucunya, dia sangat bingung dan takut, karena dia berasal dari tempat terpencil dan tidak terbiasa dengan rumah sakit," kata dokter Isaac.
" Dia menangis saat bercerita nasib cucunya yang kepalaran itu dan kami mencoba membantu sebaik mungkin," ucap dokter Isaac melanjutkan.
Sumber: mynewshub.cc
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam