Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Poster Angeline Saat Hilang. (Antara Foto/Fikri Yusuf)
Dream - Kabar pembunuhan bocah delapan tahun, Angeline, membuat orangtua kandungnya, Rosidik dan Amidah sedih. Mereka lalu mendatangi Mapolresta Denpasar.
Didampingi petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar Siti Sapurah, mereka bermaksud mendapat informasi perkembangan kasus yang dialami Angeline. Rosidik berharap jenazah Angeline dapat dimakamkan di Banyuwangi, Jawa Timur.
"Harapannya, jenazah anak saya bisa segera dibawa pulang dan dimakamkan di sana," ujar Rosidik, Kamis, 11 Juni 2015.
Rosidik sempat bertemu dan mendapat keterangan dari penyidik. Tetapi, dia belum bisa menerima penjelasan penyidik lantaran kasus ini masih dalam proses.
Angeline, bocah korban pembunuhan yang ditemukan tewas di belakang rumahnya di Denpasar, Bali, Rabu kemarin, diadopsi saat berusia tiga hari.
Orangtua kandung Angeline yang tinggal di Bali berasal dari kalangan ekonomi rendah. Rusidin bekerja sebagai buruh bangunan. Jangankan tempat tinggal, untuk biaya makan sehari-hari saja mereka kesulitan.
Bahkan Aminah dan Rusidin sampai tak mampu membayar biaya persalinan anaknya itu. Merasa iba, Pendi, bos di tempat Rusidin bekerja menawarkan agar Angeline diadopsi oleh seseorang yang dikenalnya, yakni keluarga Margareth.
Kedua keluarga ini sepakat mengenai adopsi Angeline. Aminah dan Rusidin senang lantaran Angeline diasuh keluarga yang serba berkecukupan secara materi.
Mereka berharap masa depan Angeline bisa lebih baik, dibanding jika bersamanya yang ekonominya sulit.
Namun, 16 Mei 2015, menjadi kabar buruk bagi orangtua kandung Angeline. Anaknya dilaporkan hilang saat bermain di depan rumahnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar.
Dan Rabu siang 10 Juni kemarin, keduanya mendapat kabar Angeline ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Polisi menemukan Angeline terkubur di bawah kandang ayam, belakang rumah Margareth. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari