Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Resort Mewah Untuk Karantina Di Maladewa (South China Morning Post)
Dream - Wabah pandemik virus corona membuat sejumlah negara bergerak cepat menghalaunya. Tidak terkecuali dengan Maladewa.
Negara yang terkenal dengan bentang alamnya yang indah ini membangun resort mewah khusus untuk karantina. Tempat ini akan menjadi fasilitas kesehatan pertama di dunia yang juga menawarkan pemandangan indah.
South China Morning Post melaporkan saat ini 50 pekerja tengah membangun fasilitas tersebut. Dijadwalkan pembangunan selesai dan siap menampung pasien positif Covid-19 selama 10 hari.
Resort ini memiliki 30 ruangan mewah untuk pasien virus corona yang bisa ditempati secara gratis. Meski begitu, resort ini tidak menerima kunjungan seperti lazimnya fasilitas karantina di rumah sakit.
Meski diklaim mewah, belum ada informasi mengenai fasilitas apa saja yang tersedia di resort ini. Hanya terdapat bangunan warna putih dengan pintu-pintu kayu di kanan dan kiri lorong.
Maladewa juga terkena dampak pandemik virus corona. Terdapat 10 kasus terkonfirmasi di negara ini.
Kasus positif terjangkit virus corona pertama menjangkiti dua karyawan Kuredu Island Resort & Spa. Pemerintah setempat segera menjalankan langkah preventif dengan menetapkan area Kuredu Island Resort & Spa dalam status karantina.
" Saat ini, tidak akan ada penerbangan masuk maupun keluar pulau," demikian pernyataan pengelola resort.
Diketahui, dua karyawan tersebut sempat kontak langsung dengan pengunjung asal Italia yang dinyatakan positif Covid-19.
Menteri Pariwisata Maladewa, Ali Waheed, mengatakan semua yang terlibat kontak dengan pengunjung tersebut kini menjalani karantina. Kondisi mereka terus dipantau dalam kurun waktu dua pekan ke depan.
Kasus yang sama juga muncul di Sandies Bathala Resort. Saat ini, lokasi tersebut diisolasi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya