Pelaksanaan PPDB DKI Jakarta dan Sekitar, Syarat Usia Sesuai Aturan Permendikbud

Reporter : Wuri Anggarini
Selasa, 30 Juni 2020 14:53
Pelaksanaan PPDB DKI Jakarta dan Sekitar, Syarat Usia Sesuai Aturan Permendikbud
Syarat usia yang jadi pro kontra pada PPDB DKI Jakarta ternyata sudah sesuai aturan Permendikbud.

Memasuki pertengahan tahun, nggak terasa Penerimaan Peserta Didik Baru aatau PPDB telah dimulai kembali. Tapi, ada yang berbeda dari PPDB tahun ini karena pandemi Covid-19 membuat semua proses seleksi dilakukan secara online. Nilai para peserta didik juga bukan jadi patokan utama yang diperhatikan selama proses seleksi, mengingat karantina diri selama beberapa bulan terakhir ini membuat proses belajar mengajar dilakukan dari rumah saja.

Pemerintah Daerah dan sekolah bisa merujuk pada Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

“ PPDB tetap dilakukan tetapi kita dorong secara daring. Kalau tidak bisa secara daring, maka bisa secara kehadiran,” jelas Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan Chatarina Muliana Girsang, pada acara Bincang Sore secara online, di Jakarta, Kamis (28/05/2020).

1 dari 3 halaman

Seleksi di Tiap Daerah Sesuai Aturan Permendikbud

 Pelaksanaan PPDB DKI Jakarta dan Sekitar, Syarat Usia Sesuai Aturan Permendikbud© Shutterstock

Setiap daerah yang menggelar PPDB memang bisa menentukan seleksinya masing-masing yang mengacu pada aturan Permendikbud. Misalnya PPDB DKI Jakarta yang menggunakan kriteria usia sebagai salah satu syarat seleksinya. Meskipun mengundang pro dan kontra, PPDB DKI Jakarta yang berlangsung ini sudah sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Permendikbud.

Penjelasan diberikan oleh pihak Kemendikbud lewat Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Hamid Muhammad. Dikutip dari Liputan6.com, ia menjelaskan bahwa masalah usia yang menjadi pertimbangan seleksi PPDB DKI Jakarta sebenarnya sudah sesuai aturan tertulis di Permendikbud.

Aturan ini sudah tertulis dalam Permendikbud No. 17/2017 maupun Permendikbud No. 44/2019 yang menyebutkan bahwa calon peserta didik baru kelas satu berusia 7-12 tahun, atau paling rendah enam tahun pada 1 Juli tahun berjalan. Semetara itu, untuk SMP usia paling tinggi adalah 15 tahun pada 1 Juli tahun berjalan dan jenjang SMA/SMK adalah usia tertinggi 21 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.

“ Namun, baru diterapkan di DKI Jakarta mulai tahun ini,” jelas Hamid kepada rekan media di Jakarta, 23 Juni 2020.

2 dari 3 halaman

Nilai Tidak Menjadi Syarat Utama

 Pelaksanaan PPDB DKI Jakarta dan Sekitar, Syarat Usia Sesuai Aturan Permendikbud© Kemendikbud

Hamid menambahkan, nilai tidak lagi menjadi syarat utama dalam proses seleksi PPDB. Saat ini, proses yang dilihat adalah jarak dan usia, tapi usia menjadi poin paling akhir yang dinilai. Hal ini sesuai dengan aturan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 Tentang PPDB TK SD SMP SMA SMK pasal 11 yang antara lain lewat beberapa jalur.

Mulai dari jalur zonasi yang memiliki ketentuan paling sedikit 50% dari daya tampung sekolah. Jalur afirmasi dengan ketentuan paling sedikit 15% dari daya tampung sekolah. Perpindahan tugas orang tua/wali, dengan ketentuan paling banyak 5% dari daya tampung sekolah. Dan prestasi yang mengambil sisa kuota dari pelaksanaan jalur zonasi, afirmasi, dan perpindahan siswa atau orang tua.

3 dari 3 halaman

Perbandingan dengan PPDB di Daerah Lainnya

Persyaratan usia memang tertuang dalam Permendikbud dan menjadi salah satu syarat yang menentukan lolos tidaknya peserta didik dalam proses PPDB. Selain di Jakarta, kota Bekasi juga menerapkan kriteria usia di salah satu tahapan seleksinya.

Untuk peserta didik yang memilih jalur zonasi, prioritas yang diterima adalah peserta yang memiliki jarak terdekat dari titik kordinat alamat dalam kartu keluarga calon peserta didik. Jika terpenuhi, maka seleksi akhir menggunakan usia peserta didik yang lebih tua berdasarkan akta lahir. Selanjutnya, seleksi pemenuhan kuota terakhir menggunakan prestasi SKNRR atau Surat Keterangan Nilai Rata-Rata Rapor.

Sementara itu, PPDB Jawa Barat juga menentukan syarat usia yang menjadi ambang batas usia maksimal peserta didik. Untuk pendaftaran peserta didik SMP, syarat usia maksimal 15 tahun. Sementara itu, syarat usia maksimal 21 tahun juga berlaku untuk PPDB SMA.

Menurut data dari Kemendikbud, ada sekitar 14 provinsi yang melaksanakan PPDB secara daring, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau.

Sementara itu, ada 19 provinsi yang melaksanakan PPDB secara daring dan luring. Meliputi Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Bengkulu, Maluku Utara, Banten, Gorontalo, Papua Barat, Sulawesi Barat dan Kalimantan Utara. (*)

Beri Komentar