Pembom Pos Polisi Kartasura Masih Hidup, Bisa Komunikasi

Reporter :
Selasa, 4 Juni 2019 15:25
Pembom Pos Polisi Kartasura Masih Hidup, Bisa Komunikasi
Saat kondisi pelaku sudah benar-benar fit, maka polisi akan melanjutkan pemeriksaan.

Dream - Senin, 3 Mei 2019 kemarin malam, pos polisi Kartasura diledakkan oleh pria tak dikenal. Pelaku diduga merupakan bomber bunuh diri. Rupanya setelah bom meledak, pelaku tak meninggal dunia dan kini berada di RS Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan kondisi pelaku berinisial RA (22) awalnya cukup para. Kini, sudah mulai stabil dan bahkan bisa berkomunikasi

" Hasil pemeriksaan RS yang bersangkutan alhamduliah cukup stabil. Bisa berkomunikasi, dilakukan perawatan dan semoga bisa segera sembuh," kata Dedi di Kantor Mabes Polri, Selasa, 4 Juni 2019.

Nantinya, apabila kondisi pelaku sudah benar-benar fit, maka polisi akan melanjutkan pemeriksaan dari mana pelaku terpapar paham radikal. " Apabila sudah benar sembuh, tentu akan didalami lagi yang bersangkutam dapat terpapar ISIS dari mana, apakah dari medsos apakah dari konvensional," ungkap Dedi.

 

1 dari 1 halaman

Pelaku Amatir

Polri menyebut terduga bomber ini masih amatir. Hal ini dilihat dari aksi dan bom yang diledakkannya.

 Pos Polisi

" Boleh dikatakan amatir. Jika dilihat dari komposisi bom dan jumlahnya, masih amatiran. Kalau dia pakai ransel saja, bisa membunuh polisi yang bertugas," ujar Dedi.

Polisi menduga pelaku, RA merupakan lone wolf atau aktor tunggal dari teror yang terjadi Senin 3 Juni 2019 malam.

" Iya, masih kita dalami terus. Pelaku lone wolf ini terpaparnya dari suatu jaringan melalui kegiatan, pertemuan, konvensional atau dari media sosial. Ini tengah didalami Densus 88 dan tim Polda Jateng," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas.

Laporan Delvira/ Liputan6.com

Beri Komentar
15 NOV 2019 | 15:00 WIB - Dear Netizen - Lolos Ke Piala Dunia, TIMNAS U-19 Menatap Dunia