JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Sudirman (baju Oranye) Pelaku Penembakan Italia Chandra (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafi'an)
Dream - Sudirman alias MAN, pelaku pembunuhan Italia mengaku diminta menyerahkan diri oleh ibundanya. Sang ibunda mengaku putranya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
" Ibu nyuruh saya menyerahkan diri, saya mau tanggung jawab dengan perbuatan saya," kata Sudirman, di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 11 Juli 2017.
Selama menjadi buron, Sudirman mengaku bersembunyi di kampung halamannya di Lampung Timur, Lampung. Dia bersembunyi di ladang yang tak jauh dari rumahnya.
" Saya udah cape diam di ladang, sudah nggak tenang lagi. Rumah udah digerebek," ucap dia menjawab pertanyaan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan.
Dalam pengakuannya, Sudirman tampak ketakutan. Dia menangis dan tubuhnya gemetar.
Dia mengucapkan terima kasih kepada polisi yang mengamankannya. " Saya terima kasih pak polisi, katanya kalau menyerahkan diri saya dijamin aman," ucap dia.
Ia berasalan, jaminan aman itu dia rasakan lantaran takut kalau terus melarikan diri akan bernasib sama dengan Saiful yakni ditembak polisi hingga tewas.
" Takut lah, iya takut (ditembak)," ucap dia.(Sah)
© Dream
Xu mampu mendorong perempuan itu keluar dari perlintasan kereta. Tapi, dia tidak cukup cepat untuk menyelamatkan diri. Kaki kanannya yang tergilas oleh lokomotif yang melaju.
Menurut laporan Shanghaiist, Xu kemudian dilarikan ke rumah sakit. Dokter dipaksa mengamputasi bagian bawah lututnya.
" Meskipun saya kehilangan kaki saya, saya menyelamatkan nyawa," kata Xu kepada Chongqing Evening News dari ranjang rumah sakitnya. " Jika saya harus melakukannya lagi, saya akan melakukan hal yang sama."
Perempuan itu kemudian mengunjungi Xu di kamarnya. Dia berlutut di depan tempat tidur Xu untuk menunjukkan rasa terima kasihnya.
Kabarnya, perempuan berusia 68 tahun itu menderita gangguan pendengaran.
Berikut video penyelamatan itu,
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun