Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi (theodysseyonline.com)
Dream - Aksi sadis dua pemuda membuat geger warga Kampung Kramat, Setu, Cipayung, Jakarta Timur. Dua pemuda berinisial R dan R, diduga menghabisi nyawa pria berinisial SL yang merupakan temannya.
Yang membuat geger warga, kedua pemuda ini dengan keji mengubur jenazah korban SL di dalam rumah kontrakan pelaku.
Kapolsek Cipayung, Kompol Dedy Wahyudi mengatakan kasus ini terbongkar lantaran istri korban, A, kabur usai disekap pelaku.
© Dream
Saat kabur, A melaporkan kejadian itu kepada pengurus RT dan RW setempat.
" Setelah berhasil keluar, dia (istri korban) melaporkan ke warga, RT, RW, kemudian petugas melakukan cek TKP dan berhasil menangkap pelaku, dan pelaku mengakui kejadian tersebut," kata Dedy saat dikonfirmasi, Senin, 31 Oktober 2016.
Dedy menjelaskan sebelum dibunuh korban terlibat pertengkaran dengan kedua pelaku. Korban terus-terusan meminta uang untuk ongkos pulang.
© Dream
Keputusan korban yang tak mau meminjamkan uang ternyata membuat para pelaku kesal. Keduanya memutuskan membunuh SL di jalan Jati Makmur, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.
" Korban tewas usai dihantam menggunakan potongan besi, kejadiannya tanggal 24 Oktober 2016" ucap dia.
© Dream
Mengetahui SL telah meninggal dunia, kedua pelaku kemudian membawa jasad korban ke rumah kontrakan mereka di Cipayung, Jakarta Timur.
Setiba di sana, jasad korban dikubur lalu dicor menggunakan semen di dalam rumah kontrakan tersebut.
" Pelaku membawa jasad dan menguburnya ke kontrakan yang di Cipayung," kata Dedy.