Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bagus Mengatur Lalu Lintas (Foto: Abramena)
Dia tak sadar ada rombongan pejabat sedang antre di tengah kemacetan.
Dream - Aksi pemuda berseragam Pramuka asal SMAN 1 Cijeruk, Bogor, Jawa Barat bernama Bagus menjadi sorotan. Bagus nekat memotong laju mobil rombongan calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang sedang melintas di Jalan Sukabumi-Ciawi, Kamis, 5 April 2018, hingga akhirnya terhenti.
Bagus ternyata bukan sedang ugal-ugalan. Dia menghentikan laju mobil Dedi Mulyadi karena ingin mengurai kemacetan di perempatan Ciawi, Bogor.
Sebab, di belakang dia melihat mobil ambulans yang sedang kesulitan melaju.
Bagus mengatakan sengaja mengatur jalan raya itu karena memiliki kisah pilu saat ambulans yang pernah ditumpanginya terjebak kemacetan.
© Dream
Ayahnya, yang kala itu kritis, meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit karena terjebak macet. Sejak saat itu, Bagus berjanji akan membantu membuka jalan bagi ambulans yang terkena macet.
"Saya kalau mendengar suara ambulans suka teringat almarhum bapak. Bapak saya meninggal di dalam mobil ambulans karena terkena macet," ujar dia
"Saat itu, tidak ada yang membantu membuka jalan, tidak ada yang menghiraukan," kata Bagus.
Bagus mengaku sama sekali tidak mengetahui jika dalam antrean kemacetan tersebut terdapat rombongan Dedi Mulyadi.
© Dream
"Tadi itu spontan saja Pak. Dengar ambulans langsung saja turun ke jalan," ucap dia.
Aksi ini sempat membuat Dedi turun dari mobilnya. Dia mengaku kagum dengan perbuatan Bagus.
"Saya kagum ke Dik Bagus. Mau membantu orang dengan ikhlas," kata Dedi.
Sumber: Liputan6.com/Abramena