Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kedua Mempelai Terpaksa Menghabiskan Waktu Sampai Larut Malam Di Kantor Polisi Dengan Keadaan Masih Berbaju Pengantin. (Foto: Mynewshub.cc)
Dream - Malu besar. Itulah yang ditanggung sepasang pengantin dan keluarga di Shah Alam, Selangor, Malaysia ketika tamu yang diundang, pulang dengan perut kosong.
Pasalnya, katering yang disewa tidak kunjung datang seperti yang dijanjikan.
Lebih menyedihkan lagi, pengantin yang seharusnya merayakan pesta pada hari Minggu lalu ini, terpaksa menghabiskan waktu sampai larut malam di kantor polisi dengan keadaan masih berbaju pengantin.
Kisah menyedihkan dan memalukan yang menimpa pasangan pengantin baru ini diceritakan oleh seorang netizen bernama Ahmad Faizal di halaman Facebooknya.
Ahmad Faizal sendiri juga pernah menjadi korban pihak yang sama dua tahun lalu.
© Dream
Menurut Faizal, penipuan katering itu dilakukan oleh usaha perancang acara yang dikenal sebagai Ar-Raudhah Bridal.
Yang paling mengejutkan dari kasus ini, menurut Faizal, penipuan katering ini dilakukan oleh seorang wanita berniqab bernama Azura Suhana Ahmad Sukarno yang merupakan pemilik usaha perancang acara tersebut.
Pada saat yang sama, Faizal juga mengungkapkan rasa kecewanya tentang hukum negara Malaysia.
Katanya, Azura masih bisa bebas meskipun laporan polisi sudah dibuat gara-gara dia pandai bersandiwara.
Sementara itu, Faisal percaya wanita itu memiliki ilmu peluruh hati karena pelanggannya sangat mudah melakukan pembayaran penuh beberapa bulan sebelum acara berlangsung.(Sah)
(Sumber: mynewshub.cc)
© Dream
Dream - Seorang pengantin pria hanya bisa tertegun ketika kekasihnya tiba-tiba muncul di hari pernikahannya. Tidak hanya datang begitu saja, wanita itu juga memakai busana pengantin lengkap.
Kedatangan wanita itu benar-benar membuat suasana upacara pernikahan tersebut kacau balau. Menurut laporan, insiden memalukan itu terjadi di Ghana.
Dalam rekaman video yang dibagikan di media sosial terlihat acara akad nikah kedua mempelai terhenti ketika seorang wanita dengan busana pengantin - lengkap dengan kerudung dan sarung tangan - muncul sambil marah-marah.
Para tamu undangan yang melihat hal itu langsung bersorak. Ternyata si wanita itu....
© Dream
Sementara pengantin pria hanya bisa diam karena dipermalukan. Wanita itu berusaha mendekati pengantin pria, namun terus dihalau oleh seorang laki-laki.
Tak bisa mendekati pria yang telah mengkhianatinya, wanita itu pun mengambil microphone.
Dengan dialek lokal, wanita itu mengungkapkan kepada para tamu undangan bahwa pria yang sekarang menjadi pengantin itu adalah seorang buaya darat.
Tidak jelas apakah acara akad nikah itu terus dilanjutkan atau tidak. Yang pasti, GhanaAudioVisiualNews yang mengunggah video itu melaporkan perkelahian kemudian meletus di aula tempat acara akad nikah itu digelar.
© Dream
Dream - Sebuah video memperlihatkan momen saat seorang wanita muda berusaha merusak pesta pernikahan. Si mempeleai pria disebut-sebut sebagai ayah dari bayi yang baru dilahirkannya.
Insiden itu terjadi di balai kota Chimbote, Peru, yang menjadi lokasi pernikahan massal yang diselenggarakan akhir pekan lalu.
Sebanyak 84 pasangan pengantin berpartisipasi dalam pernikahan massal yang diresmikan oleh Walikota Chimbote, Julio Cortez Rojas.
Kejadian bermula ketika seorang warga bernama Ever Franco Rojas berjalan bersama calon istrinya untuk mengikuti pernikahan massal di balai kota.
Saat berjalan di atas karpet merah, seorang perempuan muda berusia sekitar 19 tahun berusaha masuk ke area pernikahan. Perempuan 19 tahun bernama Yeli Fernandez Lozano itu datang bersama saudaranya yang menggendong seorang bayi.
© Dream
Lozano mengklaim bahwa bayi yang digendongnya itu adalah anak dari Franco Rojas. Karena itu dia ingin pernikahan pria itu segera dibatalkan.
Namun niat Lozano terhenti karena kerabat Franco Rojas menghalangi langkahnya yang akan masuk ke tempat upacara pernikahan.
" Dia tidak mau mengakui anak ini. Dia tahu aku hamil. Dia melarikan diri, dan menikah dengan orang lain," kata Lozano kepada media lokal.
Adiknya, yang tidak disebutkan namanya, menambahkan, " Dia harus mengakui anaknya. Memang benar bahwa ia akan menikah. Anak itu berusia dua bulan dan ia bahkan tidak membayar tunjangan anaknya."
Menurut media lokal, Franco Rojas dan calon istrinya meninggalkan tempat tersebut untuk sementara agar tidak bertemu dengan Lozano. Namun mereka akhirnya kembali ke balai kota dan upacara pernikahan pun berlangsung tanpa masalah.
(Sumber: dailymail.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya