Evakuasi Korban Kecelakaan Di Ruas Jalan Tol Cipali Antara/Priyadi
Dream - Ruas tol Cikopo–Palimanan (Cipali) yang belakangan 'hits' ternyata menjadi ladang kecelakaan yang tersembunyi. Data dari Korlantas Polri, sejak diresmikan 14 Juni 2015 hingga 7 Juli 2015, jumlah kecelakaan yang terjadi mencapai 54 kejadian.
Kepala Bagian Ops Korlantas Polri Komisaris Besar Polisi, Istiono mengatakan sebetulnya Cipali sudah melalui kajian keselamatan dari pengelola dan pemangku kepentingan.
Namun, dilihat dari kasus kecelakaan yang terjadi, kecelakaan banyak disebabkan faktor manusia.
Selain lepas kontrol, kata Istiono, pengemudi di ruas tol ini cenderung melanggar batas kecepatan.
" Pemandangan indah, jalan mulus, lurus, maunya ngegas. Nggak terasa ngantuk. Sepersekian detik dengan kecepatan tertentu tidak bisa mengantisipasi jika terjadi bahaya," kata Istiono dikutip Dream dari akun Facebook Divisi Humas Mabes Polri, Rabu 8 Juli 2015.
Adapun faktor lain, hewan yang masih sering lewat di ruas tol ini.
Yang paling terbaru, kecelakaan maut terjadi di ruas tol Cikopo- Palimanan (Cipali), Jawa Barat. Mobil Daihatsu Gran Max E 1720 MF berpenumpang 11 orang menghantam truk pengangkut semen cair di Km 178.
Tujuh orang tewas dan empat lainnya luka parah. Sebagian korban meninggal dalam kondisi hangus terbakar.
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau