Tak Terbukti Sakit Jiwa, Polisi Ungkap Motif Penyerang Penceramah di Batam

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 27 September 2021 18:30
Tak Terbukti Sakit Jiwa, Polisi Ungkap Motif Penyerang Penceramah di Batam
Pelaku mengungkapkan bahwa dirinya tidak suka acara keagamaan.

Dream - Polda Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan pria berinisial H sebagai tersangka dalam kasus penyerangan ustaz Abu Syahid Chaniago saat berceramah di Masjid Baitusyakur, Batuampar, Batam, sebagai tersangka. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 20 September 2021 lalu.

" Iya tersangka," ungkap Kabid Humad Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart , Senin 27 September 2021.

Menurut Harry, pelaku telah menjalani tes kejiwaan. Hasilnya, dokter menyimpulkan perbuatannya tidak didasarkan pada gangguan jiwa.

" Dari hasil riksa dokter spesialis kejiwaan RSBP Batam menyimpulkan bahwa perilaku pelanggaran hukum tidak disebabkan oleh gangguan kejiwaan dan direkomendasikan kasus hukum tersangka bisa dilanjutkan," kata dia.

Dalam penelusuran petugas, tersangka memang pernah menjalani perawatan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Namun secara klinis dokter telah menyatakan kesembuhannya.

" Oleh karena itu kasus ini sudah ditingkatkan menjadi penyidikan," Harry menandaskan.

kejiwaan-pelaku-2109275.html?page=1" data-page="1">
1 dari 4 halaman

Motif Pelaku

Lebih lanjut Kombes Harry juga menurutkan motif di balik penyerangan kepada penceramah yang dilakukan H lantaran pelaku tidak suka dengan adanya kegiatan ceramah.

" Dari keterangan tersangka bahwa tersangka tidak suka dengan kegiatan ceramah keagamaan," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart.

Atas perbuatannya, tersangka terancam Pasal 351 ayat 1 dan 4 juncto Pasal 352 dengan ancaman pidana penjara 2 tahun 8 bulan.

(Sah, Sumber: Merdeka.com)

kejiwaan-pelaku-2109275.html?page=2" data-page="2">
2 dari 4 halaman

Ustaz Abu Syahid Diserang Saat Ceramah, Begini Hasil Penyelidikan Polisi

Dream - Ustaz Abu Syahid Chaniago diserang saat ceramah di Masjid Baitusyakur, Batuampar, Batam. Peristiwa itu terjadi pada Senin, 20 September 2021 sekitar pukul 11.15 WIB.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @bataminsight, pelaku tiba-tiba masuk ke masjid dan menyerang sang ustaz.

Peristiwa itu berlangsung sangat cepat. Seketika, puluhan ibu-ibu pengajian yang sedang mendengarkan ceramah berteriak histeris.

Berdasarkan keterangan yang ada di video tersebut, pelaku sudah sempat memukul pipi kiri Ustaz Abu Syahid Chaniago.

Sejumlah jamaah laki-laki langsung mengamankan pelaku. Tidak hanya itu, pelaku juga mendapat amukan dari sejumlah ibu-ibu pengajian.

 

kejiwaan-pelaku-2109275.html?page=3" data-page="3">
3 dari 4 halaman

Pelaku langsung diserahkan kepada pihak kepolisian. Kapolsek Batuampar, AKP Salahudin, mengatakan, pelaku sudah diamankan di Polsek Batuampar untuk diminta keterangan.

" Pelaku masih melantur. Kami tunggu selama 24 jam dulu, setelah itu baru kami minta keterangan," ungkap Salahudin, dikutip dari pikiran-rakyat.com, Selasa 21 September 2021.

Hasil pemeriksaan sementara, H merupakan warga Batu Ampar yang berasal dari Langsa. Dia datang dari tempat tinggalnya dan langsung melakukan penyerangan.

“ Pelaku datang saat ustadz memberikan ceramah. Jemaah saat itu memang sebagian besar ibu-ibu. Semua masih diperiksa, H ini tinggal di sana (Batu Ampar), tapi dari Langsa,” ucap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart.

Hingga artikel ini dibuat, belum diketahui motif penyerangan tersebut. 

kejiwaan-pelaku-2109275.html?page=4" data-page="4">
4 dari 4 halaman

Berikut video penyerangan Ustadz Chaniago di Medan

 

Beri Komentar