Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Perceraian. (Foto: Pixabay.com)
Dream - Sepasang pengantin di Kuwait baru-baru ini membuat sejarah yang sangat mengejutkan di negara itu.
Mereka memutuskan untuk berpisah hanya tiga menit setelah menikah. Menurut Q8 News, itu adalah perceraian tercepat dalam sejarah Kuwait, dan mungkin di seluruh dunia.
Berita perceraian yang memecahkan rekor ini beredar luas di Twitter minggu lalu. Sebagian besar berkomentar dengan nada bercanda.
Bahkan ada yang mencemooh pasangan itu karena dianggap menyia-nyiakan jam kerja pak penghulu.
Kisah dimulai bulan lalu, ketika keduanya baru saja menandatangani akta pernikahan mereka di depan seorang hakim.
Keduanya lantas berjalan menuju pintu keluar gedung pengadilan ketika pengantin wanita secara tidak sengaja tiba-tiba tersandung dan jatuh.
Alih-alih membantu pengantin wanita berdiri, pengantin pria malah menghina istrinya dengan menyebutnya 'bodoh' karena tergelincir.
Tampaknya kata itu sangat menyakitkan bagi sang pengantin wanita. Jadi, dia berbalik arah dan meminta hakim untuk membatalkan pernikahan mereka saat itu juga.
Padahal, pasangan pengantin tersebut baru menikah selama tiga menit yang lalu.
Media Kuwait melaporkan itu adalah kasus pernikahan yang aneh karena pasangan pengantin itu bahkan belum meninggalkan gedung pengadilan.
Sementara itu, netizen lebih condong untuk mendukung langkah yang ditempuh pengantin wanita tersebut.
" Jika pengantin pria belum-belum sudah menghina istrinya, bagaimana jadinya nanti?" kata seorang netizen.
" Pernikahan tanpa rasa hormat, sudah gagal sejak dari awal," ujar netizen lainnya.
Sebagian netizen curiga bahwa pengantin wanita hanya mencari alasan dengan mempercepat perceraian tersebut. Mengingat di Kuwait sedang tren pernikahan yang didorong oleh kepentingan ekonomi.
Menurut sebuah artikel di Arab Times, negara memberikan insentif kepada pasangan yang baru menikah.
Hal ini telah menyebabkan tingkat perceraian di negara Timur Tengah itu meroket dalam beberapa tahun terakhir.
Banyak pasangan muda yang menikah hanya untuk mendapat manfaat dari insentif yang diberikan negara, dan kemudian mengajukan cerai cepat-cepat.
Apa pun alasannya, perceraian tersingkat ini bukan karena uang, tapi akibat ulah pengantin pria yang bicara tidak sopan kepada pengantin wanita.
Sumber: OddityCentral.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya