Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Shaima Amer (Emirates 24/7)
Dream - Seorang perempuan dari Saudi Arabia, Shaima Amer, mendapat gelar doktor dari Universitas Cardiff, Wales. Namun gelar itu dianugerahkan dua bulan setelah kematian Shaima.
Dikutip Dream dari laman Emirates 24/7, Kamis 19 November 2015, Shaima mempresentasikan tesisnya di jurusan kesehatan Universitas Cardiff. Presentasi itu dilakukan dua bulan sebelum Shaima sakit.
Shaima kemudian dirawat di Turki. Namun nyawanya tak tertolong. Pada September silam dia meninggal. Tak dijelaskan apa penyakit yang diderita Shaima.
Setelah kematian itu, pihak keluarga bertemu dengan pembimbing Shaima di kampus. Meeka kemudian berdiskusi dengan profesor tentang tesis yang delah dipresentasikan oleh Shaima.
" Pembimbingnya di kampus mendiskusikan tesisnya dalam pertemuan dengan profesor dan keluarganya dan merekomendasikan gelar doktor diberikan kepadanya," demikian laporan surat kabar Ajel.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya