Perjuangan Relawan Palu: Bawa Mayat Sejauh 2 Km

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 4 Oktober 2018 11:02
Perjuangan Relawan Palu: Bawa Mayat Sejauh 2 Km
Jenazah dibawa ke lokasi pemakaman di jawak 2 Km dengan jalan kaki.

Dream - Bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sulawesi Tengah menewaskan ribuan nyawa. Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) mencatat per Rabu 3 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB, jumlah korban meninggal mencapai 1.407 jiwa.

Aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa, Maizar Helmi, mengatakan hingga Rabu masih banyak jenazah yang belum dimakamkan. Ini lantaran minimnya armada evakuasi.

" Jalur evakuasi yang jauh, minimnya armada evakuasi karena keterbatasan BBM, dan juga kondisi jasad korban yang mulai berbau, serta dipenuhi belatung, menjadi tantangan," ujar Maizar melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Proses evakuasi juga terpaksa dijalankan secara manual. Jumlah alat berat masih sangat terbatas, bahkan belum masuk ke Pantai Talise, salah satu lokasi yang menjadi basis evakuasi relawan Dompet Dhuafa.

" Berjalan dengan membawa kantong mayat berisi korban sejauh 2 Kilometer menjadi realita hari ini. Selain itu, juga kita harus memindahkan puing-puing secara manual untuk mengevakuasi korban," kata Maizar.

Saat ini, kata Maizar, sebagian jenazah yang telah dievakuasi sudah dimakamkan di lahan yang sudah disiapkan Basarnas bersama TNI dan Polri. Jenazah dimakamkan secara massal di Pemakaman Umum Poboyo Indah seluas 1.000 meter persegi.

Relawan Dompet Dhuafa sudah berada di lokasi bencana sejak Minggu, 30 September 2018. Tim Dompet Dhuafa kemudian mendirikan pos di Jalan Kimaja, Kelurahan Besusu, Palu Timur bekerja sama dengan BNPB dan RRI serta membuka layanan medis.

Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, drg. Imam Rulyawan, MARS, mengatakan layanan kesehatan yang diberikan belum bisa maksimal. Ini lantaran terbatasnya alat transportasi untuk mobilisasi.

" Jumlah BBM mengalami kelangkaan di sejumlah pom bensin di Kota Palu," kata Imam.

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen