Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pesugihan (Foto: Shutterstock)
Dream - Laman media sosial riuh oleh pengakuan seorang wanita yang ditawari pekerjaan sebagai pembawa acara (MC) sebuah acara sosialita di kawasan elite Pondok Indah, Jakarta. Dalam videonya, wanita itu mengklaim acara tersebut merupakan pesugihan elite.
Dalam unggahan TikTok @dinskidiary, ia mengungkapkan bahwa acara tersebut akan menumbalkan seorang pria muda atau 'berondong' yang telah dibayar mahal untuk dieksekusi.
Namun Lurah Pondok Pinang, Rizki Januar yang udah berkoordinasi dengan para RW di kawasan Pondok Indah mengatakan ak ada satupun pihak yang dikonfirmasi mengetahui dan menemukan kebenaran acara tersebut.
" Sudah ditanyakan ke para ketua RW, infonya tidak ada kegiatan tersebut di lingkungannya," kata Rizki saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat 2 Juli 2021.
Adapun informasi tersebut didapat Rizki setelah melakukan konfirmasi kepada lima ketua RW, mulai dari RW 13 sampai RW 17 di daerah Pondok Indah.
" Info dari para Ketua RW tidak ada kegiatan pesugihan seperti itu. Karena memang perumahan di Pondok Indah memiliki sistem keamanan dan ketertiban yang baik," kata dia.
" Bahkan, mereka juga baru tahu itu (kabar soal pesugihan)," tambahnya.
Sebelumnya, Kepolisian juga sudah turun menelusuri informasi tersebut yang sedang ramai jadi perbincangan di media sosial TikTok dan Twitter tersebut.
" Masih kami selidiki," singkat Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Donni Bagus Wibisono saat dikonfirmasi.
Sumber: merdeka.com
Dream - Belakangan viral di media sosial video kisah seorang perempuan yang ditawari pekerjaan sebagai MC di acara arisan sosialita. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan ada tumbal manusia dalam acara tersebut.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @dinskidiary, terdapat tangkapan layar isi percakapan sang pemilik akun dengan pihak yang menawarinya menjadi MC di sebuah acara yang akan dilaksanakan di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Dalam penjelasannya, sang perempuan mendapat tawaran upah sebesar Rp10 juta per jam jika bersedia memandu acara tersebut. Meski ditawari upah tinggi, ia mengakui merasa ada kejanggalan.
Disebutkan nantinya, ada pria brondong akan digantung. Lalu sang perempuan sebagai MC ini diharuskan memerintahkan brondong itu untuk merangkak sebelum digantung.
" Nah si klien aku mulai jelasin rangkaian acaranya. Nanti si berondongnya mulai merangkak dan digantung. Hah ini acara apa sih?," tulis keterangan dalam unggahan video.
Dalam video selanjutnya, sang perempuan menyatakan, brondong telah bersedia menjadi tumbal. Disebutkan, tumbal tersebut diperuntukkan guna pesugihan.
" Jadi itu tumbal untuk pesugihan. Pesugihan untuk awet muda, kecantikan, kekayaan, karier dan lain-lain," jelasnya.
Kisah tak biasa itu kemudian berlanjut di video selanjutnya. Dalam unggahan ketiganya, sang pemilik video menceritakan bagaimana tumbal pesugihan itu akan dieksekusi.
" Acaranya seperti biasa birthday party dulu habis itu baru adain yang namanya 'ritual'. Di mana si tumbalnya ini dieksekusi dan dia sempat bilang eksekusinya ada dua cara yang manual dan juga menggunakan mesin," jelasnya.
Ternyata acara mengerikan itu bukan yang pertama digelar. Dalam pengakuan sang pemilik video, ia menjelaskan jika acara pesugihan itu dilakukan oleh sekte elite dan telah dilangsungkan selama 15 tahun.
" Kayaknya memang sekte elite, karena acara adanya juga di Jakarta Selatan di mana itu tempat rumahnya orang-orang kaya. Ada tulisan 15 brondong (di gambar pesan) itu bulan 15 brondongnya dijadiin tumbal ya. Melainkan sudah 15 kali, di mana acaranya ini dilakukan 1 tahun sekali. Which is tahun ini adalah acara ke-16 dan ini berarti sudah berjalan selama 16 tahun," lanjutnya.
Menanggapi video viral ini, dilansir dari pikiran-rakyat.com, Rabu 1 Juli 2021, Kepolisian Sektor Kebayoran Lama masih menyelidiki kebenarannya.
" Saya lacak dulu sejauh mana kebenarannya ya," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Donni Bagus Wibisono kepada awak media, Rabu, 30 Juni 2021.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya