Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto Keluarga Tambi Jiee (Themalaysianinsider.com)
Dream - Tragedi pesawat Malaysia Airline MH17 yang ditembak jatuh di Ukrania masih saja menyisakan cerita pilu bagi keluarga korban.
Seperti cerita rencana satu keluarga yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halamannya, Malaysia. Tapi takdir berkata lain, rencana itu kandas setelah pesawat yang ditumpangi mereka jatuh ditembak misil.
Satu keluarga Malaysia ini adalah Tambi Jiee (49) bersama istrinya Ghazalee Ariza (47) dan keempat putra-putri mereka; Muhammad Afif (19), Muhammad Afzal (17), Marsha Azmena (15) dan Muhammad Afruz (13).
Diberitakan laman Straits Times, Senin 21 Juli 2014, selama tiga tahun terakhir keluarga itu tinggal di Kazhakstan, tempat Tambi bekerja di perusahaan minyak milis AS, Shell.
Penerbangan mereka dari Amsterdam pada Kamis lalu sekaligus merupakan kepindahan mereka untuk kembali ke Kuala Lumpur, karena tugas Tambi di Kazhakstan sudah selesai. Mereka ingin tiba kampung halaman sebelum Idul Fitri.
Ibunda Ariza, Jamilah Noriah (72) hanya duduk terdiam di kursinya dengan tatapan penuh kesedihan, setelah menerima kabar itu. Noriah masih tak percaya ia harus kehilangan anak, menantu dan juga empat cucunya.
Noriah mengaku sempat berbicara dengan sang menantu, Tambi beberapa jam sebelum mereka tewas. "Mereka menelepon saya dari Amsterdam. Itu percakapan normal, tidak ada yang aneh sekalipun," kata Noriah sambil menangis.
Mereka hanya mengabarkan akan tiba di Bandara Internasional Kuching pukul 14.00 waktu setempat, Jumat 18 Juli 2014.
"Biasanya jika pulang, mereka tinggal di Kuala Lumpur selama beberapa hari. Kali ini mereka kembali ke Kuching langsung," katanya.
Noriah berharap agar jenazah orang-orang yang dicintainya itu bisa ditemukan dan dapat dikirim ke Malaysia untuk dimakamkan secara layak.
Diketahui, Ariza sebelum menaiki MH17 sempat memposting foto tas yang akan dibawa mereka pulang kampung di Facebook dan Twitter. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari