Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi: Masjid Biru Istanbul Turki
Dream - Khalifa Al Tajir di Dubai, Uni Emirate Arab diklaim sebagai masjid ramah lingkungan pertama di dunia Islam. Masjid ini dibuka untuk umum pada Jumat 18 Juli 2014 oleh Awqaf and Minors Affair Foundation (AMAF).
Sekretaris Jenderal AMAF, Tayeb Al Rais mengatakan masjid baru ini dirancang untuk menjadi contoh bagi pembangunan masjid-masjid lain di masa mendatang.
" Dubai Municipality’s and the Department of Islamic Affairs and Charitable Activities bertanggungjawab untuk mengarahkan para penyumbang membangun majid yang mengikuti prisip ramah lingkungan," kata Tayeb seperti dikutip Dream.co.id dari laman Gulfnews, Minggu, 20 Juli 2014.
AMAF sendiri sangat senang menyambut para jemaah yang datang ke masjid sepanjang Ramadan. Diharapkan bangunan ini akan menjadi inspirasi pembangunan gedung ramah lingkungan lain sejalan visi Dubai di masa depan.
Masjid ramah lingkungan yang pertama kali di bangun AMAF ini dibangun atas dana sumbangan dari donator, yang tak mau disebutkan namanya.
AMAF berencana membangun masjid ramah lingkungan kedua di kawasan Jumeirah Lake Tower.
Dibangun dengan standar dan spesifikasi yang dipersyaratkan sebagai bangunan hijau, masjid ini telah mengantongi sertifikat dari Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) Silver yang diminta US Green Building Council (USGBC).
" Sebuah tim akan bekrunjung dan mengevaluasi masjid ini setiap tahun untuk melihat apakah kami layak mendapatkan sertifikat perak," kata Al Rais.
Masjid ini menerapkan teknologi terbaru seperti pengaturan besarnya air yang keluar di area berwudhu, proses daur ulang air bekas wudhu, dan tanaman untuk irigasi.
Di bagian eksterior, lampu-lampu masjid ini menggunakan tenaga surya dan pemanasan air juga menggunakan teknologi sama.
Di masjid ini juga terdapat teknologi pengatur suhu yang mengatur penggunaan AC hanya saat waktu shalat dan jumlah jemaah. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya