Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pihak Kepolisian Memberi Pernyataan Terkait Temuan Terbaru Dari Kasus Dimas Kanjeng (Foto: Tribratanewsjatim.com)
Dream - Kasus penipuan Dimas Kanjeng masih bergulir. Pemeriksaan pun terus dilakukan pihak kepolisian terhadap Taat Pribadi. Beragam fakta mulai terungkap.
Yang terbaru, ditemukan fakta bahwa sebagian mata uang asing milik Taat Pribadi yang diberikan kepada korban penipuan merupakan uang asli.
Keaslian sebagian uang ini dipastikan setelah penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur melakukan pengecekan ke Bank Indonesia (BI) serta Konjen negara pemilik uang masing-masing.
Dari hasil pengecekan ini, diketahui jika sebagian mata uang asing dipastikan uang asli. Keasliannya terlihat dari bahan, bentuk dan fisiknya.
Namun, uang asli ini merupakan uang keluaran lama serta uang asli yang seharusnya tidak beredar.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes RP Argo Yuwono pada Senin 14 November 2016 menegaskan, belum mengetahui jumlah uang yang dinyatakan asli ini. Namun sesuai hasil pengecekan, uang ini pernah dicetak dan dikeluarkan negara yang bersangkutan.
© Dream
Tak hanya itu, pengakuan korban Dimas Kanjeng pun menyatakan uang ini asli karena pernah di tukarkan ke money changer.
Sejumlah mata uang asing milik Taat Pribadi yang diberikan ke korban penipuan ini nominalnya diperkirakan mencapai Rp 65 miliar. Mata uang asing ini antara lain dollar Amerika, mata uang Vietnam, mata uang Korea Utara, mata uang India, mata uang Thailand, mata uang Kamboja, Timur Tengah dan beberapa negara lain.
" Uang luar negeri kami cek ke Konsulat masing masing. Misal Korea Utara ya kami cek ke Konsulat Korea Utara," kata Kombes Argo.
" Ada beberapa yang dibenarkan uang asli tapi kami nggak hafal. Sebagian uang itu lama dan sebagainya. Juga ada uang yang tak boleh keluar dari negaranya juga ada. (Dollar) ada yang asli ada juga yang palsu," lanjutnya menambahkan.
(Sah/tribratanewsjatim.com)
© Dream
Dream – Bank Indonesia (BI) siap mengawal penyidikan dugaan penipuan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Bank sentral ini telah mengirimkan tim ke Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi di Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur, untuk mengecek keaslian uang padepokan yang disita oleh polisi.
Kabarnya, baru ada Rp4 juta uang milik Dimas Kanjeng yang terbukti asli. Uang itu juga bukan berasal dari tumpukan uang yang ada di dalam video Youtube dan media sosial.
Lalu, bagaimana komentar BI soal temuan itu?
“ Itu saya tidak tahu, apakah ada unsur penipuan orang setor dulu baru digandain atau dikasih terus mula-mula berhasil,” kata Direktur Komunikasi Bank Indonesia Arbonas Hutabarat ketika dihubungi Dream di Jakarta, Jumat 7 Oktober 2016.
Menurut Arbonas, selama ini pihak BI belum mendalami modus yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng dalam menggandakan uangnya. " Saya tidak tahu bagaimana persis modusnya," ujarnya.
© Dream
Dia mengatakan pihaknya menerima informasi dari kantor BI perwakilan Surabaya bahwa mereka tidak menemukan alat penggandaan uang.
“ Barangnya tidak ada. Boks yang dibuka kosong." katanya.
Arbonas menambahkan, para pegawai BI di Surabaya dan polisi juga belum bisa membuktikan apakah Dimas Kanjeng Taat Pribadi benar-benar bisa menggandakan uang.
© Dream
Arbonas melanjutkan, pihaknya siap mengikuti penyidikan kasus dugaan penggandaan uang yang dilakukan Kanjeng Dimas.
“ Kami akan terus mengikuti (penyidikan ini). Kami siap bekerja sama dengan polisi. Kalau misalnya diminta bantu, kami akan mengikuti (permintaan) polisi,” kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya