Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Sejumlah lembaga praktisi kesehatan mendesak penanganan kasus peredaran vaksin palsu yang telah membuat masyarakat resah. Desakan tersebut tertuang dalam pernyataan sikap yang dibacakan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.
"Solusi terbaik atas kasus vaksin palsu dengan langkah-langkah pendataan anak yang terpapar vaksin palsu, verifikasi, melakukan vaksinasi ulang dan memantau tumbuh kembang anak," kata Nila, di Gedung Adhyatma Kemenkes, Jakarta, Selasa, 19 Juli 2016.
Sejumlah lembaga praktisi kesehatan tersebut terdiri dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Konsil Kedokteran Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia.
Satgas ini juga terdiri dari Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia, Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia, Komisi Akreditasi Rumah Sakit dan Badan Pengawas Rumah Sakit, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Menurut Nila, munculnya kasus vaksin palsu tidak akan menghentikan upaya pemerintah untuk meneruskan program imunisasi. Sebab, pelayanan pemberian vaksin merupakan kewajiban pemerintah dalam memenuhi hak warga negara.
"Pelayanan kesehatan termasuk imunisasi harus tetap berjalan dengan mengutamakan prinsip keselamatan pasien dan sesuai dengan standar," kata dia.
"Adapun pemberian vaksin wajib ada pedoman yang didapat dari IDAI," ujar dia menambahkan.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari