6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Mohammed 'Mo' Amer, Lawan Stereotipe Dengan Humor (onislam.net)
Dream - Di tengah maraknya pandangan negatif terhadap Islam di Amerika Serikat, seorang pria berusaha melakukan perlawanan. Tetapi bukan dengan mengangkat senjata, melainkan dengan humor.
Mohammed 'Mo' Amer mencoba menawarkan perspektif baru pada semua orang dalam melihat Islam. Dia mengatakan, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang memiliki rasa humor yang tinggi.
" Dia memiliki rasa humor yang tinggi," ujar Amer kepada CBS News, dikutip dari onislam.net, Senin, 3 Agustus 2015.
Amer mengatakan Nabi Muhammad SAW bukanlah sosok yang ekstrem. Dia mengutip salah satu perkataan Nabi Muhammad SAW.
" Nabi mengatakan, 'Caraku adalah jalan tengah'. Jadi, tidak benar jika Nabi Muhammad disebut ekstrem," kata Amer.
Terlahir di Kuwait dari orangtua berdarah Palestina, Amer harus mengungsi bersama orangtuanya lantaran Perang Teluk. Saat itu, usianya sekitar 9 tahun. Mereka kemudian menetap di Houston, Amerika Serikat.
" Ada kesenjangan sosial dan budaya," ungkap Amer mengenang ketika pertama kali menginjakkan kaki di Houston.
Dia mengaku sempat kebingungan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Ditambah lagi, kala itu dia tiba di Amerika sepekan sebelum Halloween.
" Saya panik! Saya berpikir, mengapa semua orang berpakaian seperti ini? Apa yang sedang terjadi di Amerika hari ini," ungkap dia.
Amer mencoba melawan pandangan negatif dengan humor. Dia yakin, humor merupakan salah satu cara efektif memberikan pandangan baru tentang Islam bagi masyarakat Amerika.
" Adakah Anda atau seseorang menjadi donatur organisasi teroris? Saya tidak main-main dengan pertanyaan ini. Saya katakan tidak. Ada yang mengatakan ya? Tolong katakan kepada saya orang yang mengatakan ya. Apakah ini cara efektif untuk menangkap teroris di seluruh dunia?" kata Amer disambut tawa dan tepuk tangan.
Bagi Amer, stand up komedi mengandaikan kejujuran seseorang. Dia percaya, kejujuran mampu melawan seluruh stereotipe negatif yang selama ini ada di masyarakat.
" Jika Anda bisa membuat mereka tertawa dan berpikir di waktu yang sama, maka Anda punya sesuatu," ungkap dia.
Sejumlah contoh humor dapat ditemukan dalam hadits-hadits Nabi Muhammad SAW. Hadits-hadits berisi humor diungkapkan Nabi ketika berkumpul dengan keluarga dan para sahabat. Ini menjadi penanda Nabi Muhammad SAW merupakan sosok penyuka humor.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
