Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Dream - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan sudah mengirimkan sejumlah surat kepada para habib termasuk Rizieq Shihab terkait penyelenggaraan acara yang bisa mengundang kerumunan massa. Isi pesan tersebut salah satunya meminta dukungan dari para habib agar menunda menggelar pertemuan besar secara tatap muka yang bisa memicu penyebaran pandemi Covid-19.
Ridwan menegaskan pemerintahprovinsi Jawa Barat (Jabar) tak pernah melarang ulama menggelar acara keagamaan. Namun dengan adanya pandemik, format acara diminta diubah dari tatap muka menjadi pertemuan online dengan dukungan teknologi.
" Yakni acara maulid diselenggarakan menggunakan teknologi seperti Zoom. Seperti yang kami gunakan saat menyapa dalam jumlah yang banyak. AKB harap dipertimbangkan," tutur Ridwan Kamil kepada wartawan di Hotel Homan, dikutip dari pikiran-rakyat.com, Selasa 17 November 2020.
Pria yang biasa disapa Kang Emil itu juga berharap pihaknya tidak perlu sampai membuat pelarangan kegiatan keagamaan karena dipicu banyak pelanggaran terhadap imbauan menghindari kerumunan karena diselenggarakannya sebuah acara.
" Kami tak berharap pelarangan-pelarangan acara terjadi karena kontinuitas kerumunan," tegasnya.
Lebih lanjut Kang Emil mengimbau masyarakat tetap produktif meski masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.
Salah satu caranya adalah beradaptasi dengan mengubah kebiasaan lama menjadi baru. Jadi, keinginan untuk tetap menyelenggarkan acara masih tetap bisa berlangsung namun menggunakan teknologi. Misalnya pengadaan konser di mobil, nonton di mobil dan lain-lain.
Diungkapkan Ridwan Kamil, hierarki kewenangan di wilayah administrasinya berbeda dengan Provinsi DKI Jakarta. Jika di ibukota teknis perizinan diberikan instansi terkait tingkat provinsi, di Jawa Barat kewenangan itu dilimpahkan kepada bupati atau walikota.
" Kalau provinsi lain, kewenangannya ada di bupati/walkot sebagai instrumen pemerintahan pertama dalam mengurusi izin-izin lokal," tegasnya.
Dengan perbedaan tersebut, lanjutnya, metode kerja semua gubernur di luar Jakarta umumnya lebih ke arah koordinasi, bukan secara teknis.
Diakui Ridan Kamil, aturan gubernur tentang pelanggaran Covid-19 memang sudah mengatur tentang pemberian denda kepada para pelanggara. Namun dalam pelaksaannya diserahkan kepada bupati/walikota sesuai kondisi di lapangan.
" Bahkan, ada diskresi. Contohnya, saya menghimbau jangan buka hiburan malam dulu. Tapi Wali Kota Bekasi punya pertimbangan lain. Itu diskresi namanya. Jadi agak beda hierarki Jabar dan Jakarta," papar Emil.
Saat ditanya mengenai tindakan tegas terkait kasus kerumunan seperti di Bogor pada Sabtu lalu, menurut Emil, ia sudah menginstruksikan penindakan tegas dari dulu. Tak hanya terkait kasus kemarin yang ramai saja.
" Dari dulu juga sebuah intruksi umum dilapangannya, tegas levelnya bagaimana diserahkan ke aparat. Yakni, ada yang sifatnya di lobi, dihimbau, dilarang, diusir. Kan kami ga (mengurusi) teknisnya," paparnya.
Sumber: Pikiran-rakyat.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya