Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Seorang santri tahfiz Alquran di Kota Tinggi, Johor, Malaysia, Mohamad Thaqif Amin Mohd meninggal usai dipukuli asisten asramanya dengan rotan. Sebelum meninggal, kaki santri tersebut diamputasi karena luka parah akibat pemukulan tersebut.
Media lokal melaporkan, santri berusia 11 tahun itu meninggal dunia kemarin sekitar pukul 14:05 waktu setempat di Rumah Sakit Sultan Ismail, Johor Baru.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh ayahnya, Mohd. Ghaddafi Mat Karim, 43 tahun.
Kasus Mohamad Thaqif yang mengalami luka di kedua kakinya dua minggu lalu menjadi viral di media sosial. Kakinya menghitam akibat pukulan keras dari asisten asrama.
Dokter menyatakan kedua kaki Mohamad Thaqif harus diamputasi. Ini untuk mencegah dampak buruk yang menyebar ke seluruh tubuh santri itu.
Tak hanya kaki,tangan mendiang juga...
© Dream
Diduga pemukulan itu terjadi tidak hanya sekali. Saat dirawat, kondisi Mohamad Thaqif semakin memburuk
Tangan kanannya telah terinfeksi kuman. Sehingga, dokter memutuskan tangan santri itu, mulai ujung jari hingga bawah siku juga harus dipotong.
Operasi amputasi tersebut sebenarnya dijadwalkan pada Rabu pagi kemarin. Tetapi, operasi harus ditunda karena kondisi jantung Mohamad Thaqif tidak stabil.
Polisi telah menahan asisten asrama berusia 29 tahun yang diduga pelaku pemukulan.
Meninggalnya Mohamad Thaqif menyedot perhatian seluruh warga Malaysia. Bahkan, Perdana Menteri Najib Razak pun turut memberikan ucapan bela sungkawa.
Ucapan itu disampaikan melalui Wakil Menteri Kesekretariatan Perdana Menteri Malaysia Datuk Dr Asyraf Wajdi Dusuki. Mewakili Najib, Asyaf melayat jenazah Mohamad Thaqif di Rumah Sakit Sultan Ismail.
Asyraf tiba di bagian forensik rumah sakit sekitar pukul 20.20 malam kemarin waktu setempat. Dua terlihat memeluk ayah Mohamad Thaqif dan berbincang dengannya.
Dalam pertemuan singkat itu, Asyraf sempat menelepon Najib. Dia lalu menyerahkan ponselnya ke Mohamad Gaddafi Mat Karim agar bisa berbicara langsung dengan Najib.
Mohd Gaddafi dan Najib sempat terlibat perbincangan singkat. Ayah santri itu juga sempat mengucapkan terima kasih atas ucapan bela sungkawa dari Najib.
(Sumber: mynewshub.cc/thestar.com.my)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?