Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: Eberita.org)
Dream - Ini kisah seorang wanita hamil yang menderita sinusitis hingga akibat penyakitnya itu seisi rumah seperti bau bangkai. Awalnya dia terkena flu selama tiga bulan. Itu pertanda awal ia mendapati penyakit itu.
Dan dua minggu sebelum bersalin, sewaktu menghembuskan ingus, terasa ada segumpal objek seakan batu keras terjatuh. Sehari sebelum batu itu terjatuh, sang suami tak bisa tidur sebab satu rumah berbau macam ikan asin busuk.
Esoknya ia pergi ke Rumah Sakit Selayang, terus dirujuk ke bagian darurat. Dokter yang memeriksa tak bisa tarik objek yang masih tertinggal di hidung. Jadi dokter spesialis melakukan pembedahan kecil.
Ia terpaksa melakukan operasi tanpa dibius. Serius sangat sakit. Ibu hamil tak bisa disuntik bius, khawatir akan mendatangkan efek pada bayi dalam kandungan.
Selama 'dibedah hidup-hidup', orang di luar dengar dia menjerit-jerit. Hati ini ciut juga saat dokter masukkan batang besi berisi kamera kecil ke dalam hidung sampai tembus tenggorokan.
© Dream
Dream - Darah terpercik ketika dokter menarik batu itu keluar dari hidung. Memang pedih dan sakit, apalagi hidung disogok dengan batang besi yang panjang tadi.
Setelah itu, ia langsung dirawat di kamar rumah sakit selama sehari dan dipantau 24 jam karena hidung berdarah tanpa henti.
Sementara itu saat suami tidur di rumah, dia bilang bau bangkai sudah tak ada.
Keesokan harinya ia keluar. Sekarang sudah tak ada flu lagi. Hidungnya bebas 100 persen dari sinusitis, flu dan pendarahan.
Setelah menjalani operasi kecil itu, hidungnya sudah pulih dan terasa sangat lapang.
© Dream
Dream - Sinus atau sinusitis berasal dari apa yang kita hirup, makanan dan cara mencuci hidung. Tapi makanan mempengaruhi kita 90 persen.
Contohnya, kalau menderita sinusitis tak boleh makan yang terlalu panas atau terlalu dingin. Tak boleh makan makanan pedas, hindari makanan yang gatal. Itu intinya.
Selain itu lingkungan juga berpengaruh. Jangan hirup asap terlalu banyak. Pakai masker saat mengendarai sepeda motor.
Hindari berada di tempat berdebu dan yang paling penting untuk pria, jangan cabut bulu hidung kecuali bulu itu sudah keluar dari lubang. Bulu hidung sebenarnya adalah penjaga lubang hidung.
(Ism, Sumber: eberita.org)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya