Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tujuh siswa kelas V SDN I Sabu Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pagi tadi dikejutkan dengan kedatangan pria paruh baya. Di tengah-tengah kegiatan belajar mengajar, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut tiba-tiba menyerang para siswi.
Berdasarkan informasi yang diunggah akun Facebook resmi Divisi Humas Polri, kejadian itu bermula pukul 08.47 Wita memasuki ruang kelas. Pria itu langsung menuju ke bangku di deretan pelakang kelas dan menikamkan pisau yang dibawanya ke leher siswi. Usai melukai seorang siswi, pelaku kemudian memburu enam siswa lain.
Tujuh siswa lain yang terkena serangan umumnya terluka pada bagian pipi dan leher. Sementara, beberapa siswa lain di kelas V SDN 1 Sabu Barat langsung berhamburan keluar.
Setelah serangkaian aksi mengerikan tersebut, sekitar ukul 09.10 Wita, Polsek Sabu Barat segera memasuki area SDN 1 Sabu Barat dan langsung mengamankan dan mengevakuasi pelaku ke Mapolsek Sabu Barat. Sedangkan korban luka-luka mendapat perawatan intensif di Puskesmas Sabu Barat.
Selain menangkap pelaku, polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Polisi dan pihak sekolah mengumpulkan siswa sekolah pada kelas masing-masing untuk didata dan meminta orangtua siswa menjemput putra-putri mereka.
Polsek Sabu Barat dibantu Koramil 1627/04-Sabu Raijua memediasi masyarakat agar tidak terjadi tindakan membalas dendam. Polisi meminta masyarakat menyerahkan peristiwa tersebut kepada proses hukum.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya