Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Massa FPI (Foto: Demo Massa FPI)
Dream - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (DPP MUI) mengimbau massa Front Pembela Islam (FPI) mengurungkan rencana aksi demonstrasi menuntut pembebasan Rizieq Syihab. Rencananya aksi demo 1812 itu akan digelar di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Besok (Jumat, 18 Desember 2020).
Imbauan tersebut dikeluarkan MUI karena aksi demonstrasi berpotensi memicu kerumunan yang kemungkinan bisa menjadi klaster penyebaran Covid-19.
" Saya minta dengan sangat para pihak harus menahan diri dari kerumunan. Karena demo tidak bisa menjaga diri dari kerumunan yang berpotensi tertular Covid-19," kata Sekjen DPP MUI Amirsyah Tambunan, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 17 Desember 2020.
Menurut Amirsyah, massa FPI dapat menempuh cara lain untuk menyampaikan tuntutan terkait pembebasan Rizieq dan pengusutan enam laskar yang meninggal dunia. Amirsyah juga mengingatkan pengikut Rizieq Shihab harus mempertimbangkan etika untuk unjuk rasa ke jalanan karena masa pandemi Covid-19.
" Rencana aksi turun ke lapangan yang dilakukan FPI harus lebih beretika, mengingat situasi pandemi dan Covid-19 semakin tinggi," tutur Amirsyah.
Amirsyah menyarankan FPI mengirimkan tuntutan melalui media sosial atau surat resmi kepada lembaga yang dituju, serta patuh terhadap aturan karena Indonesia sebagai negara hukum.
Bahkan, Amirsyah menyarankan pimpinan FPI bersilaturahmi dengan pihak tertentu dengan menerapkan protokol kesehatan.
Sebelumnya, beredar informasi rencana beberapa ormas, antara lain Persaudaraan Alumni (PA) 212, FPI, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama akan menggelar aksi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 18 Desember 2020.
Pengunjuk rasa akan menyampaikan tuntutan pembebasan Rizieq Shihab dan mengusut tuntas kematian enam pengawal Rizieq.
(Sah, Sumber: merdeka.com)
Dream - Ketidakpuasan atas penangkapan pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq Shihab bermunculan. Beredar video pendukung Rizieq ramai-ramai mendatangi kantor kepolisian.
Seperti diunggah akun Instagram @infojawabarat. Massa pendukung Rizieq di Megamendung, Kabupaten Bogor ramai-ramai disebutkan mendatangi kantor Polsek Megamendung.
Mereka menyampaikan protes atas penangkapan Rizieq dan tertembaknya enam anggota Laskar FPI. Mereka tidak terima pemimpinnya ditangkap.
" Rabu, 16 Desember 2020, warga masyarakat Kecamatan Megamendung Puncak Cisarua, Bogor melakukan aksi protes ke kantor Polsek sebagai bentuk tidak ridho kami atas ditangkapnya imam besar kami dan terbunuhnya tanpa hak enam syuhada Front Pembela Islam, shallu 'alan nabi," ucap perekam video.
Terlihat massa berjalan kaki menuju Mapolsek Megamendung. Sebagian besar dari mereka mengenakan peci dan sarung serta baju koko.
Jumlah massa cukup banyak. Mereka sampai memadati jalanan.
Selama perjalanan menuju Mapolsek, mereka mengumandangkan shalawat. Sementara sebagian di antaranya terdengar mengucap takbir.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya