Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Wajib Tahu, Begini Alur Vaksinasi Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 17 Desember 2020 14:00
Wajib Tahu, Begini Alur Vaksinasi Covid-19
Begini alurnya.

Dream - Juru Bicara Vaksinasi dan Perwakilan Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengungkapkan, alur vaksinasi Covid-19 yang harus diketahui masyarakat.

Pertama, calon penerima vaksin Covid-19 akan mendapatkan pemberitahuan lewat SMS. Pemerintah akan mengintegrasi data masyarakat penerima vaksin corona.

" Jadi nanti calon penerima vaksin Covid-19 akan menerima SMS notifikasi karena kita mengintegrasikan satu data untuk vaksinasi ini. Jadi nanti mendapatkan SMS notifikasi," kata Nadia dalam live Instagram Ruang Merdeka 'Efektifkah Vaksin Covid-19', Rabu 16 Desember 2020.

1 dari 3 halaman

Isi Data Diri

" Tentunya dengan informasi satu data ini akan mencatat barcode dari jenis-jenis vaksin yang didapatkan dari masing-masing orang," tambah dia.

Setelah mendapat notifikasi SMS, tambah Nadia, masyarakat akan mengisi data dari SMS tersebut. Lalu, mereka akan mendapatkan layanan vaksinasi pada waktu dan tempat yang sudah ditentukan.

" Supaya ini kita tetap menjaga protokol kesehatan selama memberikan layanan vaksinasi sehingga tidak menumpuk di fasilitas kesehatan dan masyarakat tetap bisa menjaga jarak," terangnya.

2 dari 3 halaman

2 Kali Suntik

Ilustrasi Vaksin Virus Covid-19

Nadia menambahkan bahwa vaksin Covid-19 akan berbeda. Masyarakat akan disuntik dua kali vaksin dengan selang waktu yang berbeda. Misalnya, hari ini disuntik vaksin Sinovac, 14 hari kemudian harus kembali disuntik.

" Jangan baru vaksinasi satu terus hilang atau lupa jadi ini sangat penting karena tujuan kita adalah kekebalan kelompok dan benteng pertahanan kita melawan Covid-19," pungkasnya.

Sumber: liputan6.com

3 dari 3 halaman

Vaksin Gratis

Presiden Jokowi memutuskan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan kepada masyarakat secara gratis. Hal ini diputuskan setelah menerima masukan dari masyarakat dan mengkalkulasi ulang keuangan negara.

" Saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis. Sekali lagi, gratis tidak dikenakan biaya sama sekali," jelas Jokowi di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu 16 Desember 2020.

Dia memerintahkan seluruh jajaran kabinet, pimpinan lembaga negara, dan kepala darerah untuk memprioritaskan program vaksinasi di anggaran 2021. Jokowi juga meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani merealokasi anggaran negara untuk ketersediaan dan vaksinasi gratis.

" Sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin," kata dia.

Adapun mulanya vaksinasi Covid-19 terdiri dari dua skema yakni, gratis (subsidi) untuk warga tak mampu. Kemudian, vaksin mandiri atau berbayar.

Beri Komentar