Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hujan Es Di Surabaya (Instagram @infobmkgjuanda)
Dream - Sore ini, Kota Surabaya diguyur hujan es. Air yang jatuh membeki jadi bongkahan es dengan ukuran cukup besar.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Klas 1 Juanda, Sidoarjo, memberikan penjelasan penyebab hujan tersebut. Bongkahan es jatuh akibat perubahan bentuk air yang dipicu awan Cumulonimbus (Cb).
Dalam unggahan di akun Instagram @infobmkgjuanda, puncak awan Cb menghasilkan butiran es ketika mengalami downdraft (aliran udara mengarah ke bawah). Tekanan yang terjadi cukup tinggi didukung suhu pada permukaan bumi yang tinggi.
" Maka hujan dari awan Cb jatuh dalam bentuk butiran es," demikian penjelasan BMKG Juanda.
Namun demikian, hujan es jatuh bersifat lokal dengan luasan sekitar 6-10 Kilometer persegi.Waktunya juga cukup singkat, sekitar 10 menit.
Biasanya, fenomena ini sering terjadi ketika peralihan musim. Untuk waktunya kerap berlangsung siang hingga sore.
Lebih lanjut, BMKG mengimbau masyarakat untuk berlindung di tempat teduh yang kokoh. Selain itu, tidak beraktivitas di ruang terbuka dan jangan sampai mengonsumsi es yang jatuh lantaran berpotensi mengandung partikel polutan.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya