Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pekarangan Menjadi Lahan Parkir Bersama Di Delhi (indiatimes.com
Dream - India berencana melarang pembelian mobil baru jika calon pembeli tidak memiliki ruang parkir memadai. Aturan itu untuk menekan banyaknya mobil berkeliaran di jalanan yang menyebabkan kemacetan.
" Saya sangat tertarik pada rencana ini. Saya bicara dengan menteri perhubungan. Kami akan menerapkan aturan ini," ujar Menteri Pembangunan Perkotaan India, M Venkaiah Naidu, dikutip Dream dari laman India Times, Selasa 27 Desember 2016.
Rencana ini digagas oleh Kementerian Pembangunan Perkotaan, yang akan dibahas oleh Kementerian Perhubungan. Ruang parkir dan kemacetan di India memang telah menjadi keprihatinan besar. " Kami sangat serius terkait hal ini," ujar pejabat Kementerian Transportasi.
Ahli transportasi perkotaan menyambut baik rencana itu, tetapi mereka berpikir kebijakan ini akan sulit diterapkan. Penyebabnya, pendaftaran kendaraan ditangani oleh departemen transportasi, sedangkan penataan parkir menjadi wewenang pemerintah kota.
Selain itu, pembatasan pembelian mobil baru idealnya diawali dengan penyediaan sarana transportasi publik yang memadai. Apalagi, usulan membatasi pembelian mobil bagi masyarakat perkotaan bukanlah hal biasa.
© Dream
Di sejumlah kota besar dunia, kebijakan seperti itu memang sudah dilakukan. Namun sebelum diterapkan, kota-kota itu terlebih dahulu meningkatkan infrastruktur transportasi publik.
" Banyak kota metropolitan di seluruh dunia telah menerapkan kepemilikan mobil dengan cukup sukses. Hal itu tentu didahului dengan peningkatan infrastruktur transportasi publik yang juga membantu meredusir polusi pada ruang publik," ujar arsitek dan perencana kawasan perkotaan Sudhir Vohra.
" Jika langkah-langkah ini dijalankan secara terencana dan logis, di masa mendatang dapat dipastikan akan menjadikan Delhi sebagai kota metropolis yang sesungguhnya," ucap Sudhir.
Para ahli juga menginginkan pemerintah mengambil sejumlah kebijakan seperti biaya parkir yang naik secara bertahap, pengenaan biaya tambahan untuk penggunaan mobil pribadi di kawasan padat, serta menaikkan suku bunga kredit mobil untuk menekan pembelian mobil.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam