Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Mengharukan, Pegawai Ini Rawat Ibu di Tempat Kerja

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 13 Agustus 2018 11:01
Mengharukan, Pegawai Ini Rawat Ibu di Tempat Kerja
Ibu Wu sudah tidak lagi ingat alamat rumah, bahkan namanya sendiri.

Dream - Seorang pria di China berhasil merebut hati banyak orang. Dia begitu telaten merawat ibunya yang pikun sembari bekerja.

Wu Tianxi adalah karyawan perusahaan kontraktor, Guizhou Jiuyi Road and Bridge Corporation di Xiangshui, Distrik Dafang. Sementara, dia tinggal bersama ibunya di Bijie, Provinsi Guizhou, 30 kilometer dari tempat kerjanya.

Dikutip dari Asia One, setiap hari kerja, Wu bangun pada pukul 05.00, memakaikan baju, mencuci muka, dan menyikat gigi ibunya yang berusia 93 tahun. Sang ibu sudah menderita Alzheimer.

Wu mengatakan tiga tahun lalu ibunya sering lupa jalan pulang dan sering menghilang. Kemudian, segalanya mulai memburuk.

 

1 dari 2 halaman

Dari Lupa Jalan Pulang Sampai Nama Sendir

Dari Lupa Jalan Pulang Sampai Nama Sendir © Dream

Ibu Wu perlahan lupa alamat rumahnya, namanya sendiri dan anaknya. Saat dirawat di rumah sakit, ibu Wu didiagnosa menderita Alzheimer.

" Saya mulai khawatir jika dia tinggal di rumah sendirian dan tidak ada seorangpun yang merawatnya," kata Wu.

Akhirnya, Wu memutuskan membawa ibunya ke tempat kerja. Dengan begitu, dia bisa mengawasi dan merawat ibunya.

Ibu Wu kerap berkeliling lapangan dan menikmati sinar matahari di tempat kerja anaknya. Meskipun sudah tidak kenal, wanita itu sering mencari Wu.

Sejumlah rekan kerja Wu memuji langkah pria itu yang ingin selalu merawat ibunya.

" Selama tiga tahun, dia telah merawat ibunya di tempat kerja. Itu cukup berat baginya," ujar teman kerja Wu, Long Heyun.

 

2 dari 2 halaman

Tak Mau Kirim Ibunya ke Panti Jompo

Tak Mau Kirim Ibunya ke Panti Jompo © Dream

Ketika Wu mulai merawat ibunya, dia tidak bisa lagi berkumpul dengan teman-temannya. Pelan-pelan, pria itu tidak mendapatkan undangan pesta maupun acara lainnya.

Meski begitu, dia sama sekali tidak berpikir untuk mengirimkan ibunya ke panti jompo.

" Ibu saya sudah bekerja keras untuk membesarkan saya. Dia tidak ingin menjadi beban di masa tuanya," kata Wu.

" Sekarang dia tidak bisa merawat dirinya sendiri. Saya tidak akan meninggalkannya," lanjut Wu. 

Beri Komentar