Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Osama Bin Laden (http://abcnews.go.com)
Dream - Dokumen baru yang diyakini ditulis oleh pemimpin kelompok Al Qaeda, Osama bin Laden, diumumkan ke publik pada Selasa kemarin. Dokumen yang disebut-sebut sebagai “wasiat terakhir” Osama itu berisi sejumlah hal.
Osama ditembak mati oleh tentara Amerika Serikat pada 2 Mei 2011. Kala itu, pasukan Navy SEAL yang melakukan operasi dengan sandi “Operasi Geronimo” menyerbu sebuah rumah di Abbotabad, Pakistan.
Sejumlah kejahatan dituduhkan kepada Osama. Dia dituding menjadi dalang di balik aksi terorisme yang meruntuhkan gedung World Trade Center (WTC) di New York pada 11 September 2001. Gedung itu runtuh setelah ditabrak pesawat, yang diduga dibajak kawanan teroris.
Dan lima tahun silam, Osama diberitakan tertembak di rumahnya di Abbotabad itu. Mayatnya dikabarkan dibuang ke laut. Meski sejumlah pihak meragukan kabar ini dengan argumen mayat Osama tak pernah ditunjukkan ke publik.
Dan kini, “wasiat terakhir” Osama dirilis ke publik. Media massa internasional memuat wasiat yang berisi beberapa poin itu. Berikut isi tulisan yang diklaim milik Osama, sebagaimana dikutip Dream dari laman USA Today, Rabu 2 Maret 2016:
(Ism)
© Dream
Dream - Dalam wasiat dengan tulisan tangan ini, Osama menginginkan sebagian besar kekayaannya –yang ditaksir sekitar US$ 29 juta atai sekitar Rp 385 miliar– digunakan untuk “berjihad”.
“Saya berharap untuk saudara-saudara lelaki saya, saudara perempuan dan bibi ibu untuk mematuhi wasiat saya dan menghabiskan semua uang yang telah tinggalkan di Sudan untuk jihad, demi Allah,” tulis Osama.
Dia juga berencana membagi uangnya kepada anggota keluarga. Wasiat itu tidak menjelaskan bagaimana Osama mengumpulkan kekayaan tersebut.
© Dream
Dream - Dalam sebuah surat kepada salah satu istrinya, Osama menyatakan kemungkinan adanya sebuah chip telah ditanamkan ke gigi atau di bawah kulit sang istri saat berobat ke dokter gigi.
Osama khawatir alat pelacak yang kemungkinan ditanam oleh dokter gigi Iran itu bisa menunjukkan persembunyian Osama.
Menurut Osama, dokter gigi Iran mungkin telah menggunakan jarum suntik untuk implan pelacak itu. Dia menggambarkan chip itu seukuran biji gandum.
© Dream
Dream - Dalam salah satu suratnya, Osama menuliskan masalah mendasar yang dihadapi AS di Afghanistan. Sebab, pasukan AS sudah 10 tahun di Afghanistan, namun belum bisa menang.
“Di sini kita berada di tahun ke sepuluh perang, dan Amerika dan sekutunya masih mengejar fatamorgana, hilang di laut tanpa pantai,” tulisnya.
Osama menulis bahwa Amerika Serikat berpikir perang akan mudah dan akan mencapai “tujuan dalam beberapa hari atau beberapa minggu.”
Dia menulis, AS tidak siap secara finansial dan bahwa perang tidak mendapat dukungan rakyat.
“Amerika tampaknya tergantung oleh benang tipis,” tulis dia. “Kita perlu bersabar sedikit lebih lama. Dengan kesabaran, ada kemenangan!”
© Dream
Dream - Sebelum Islamic State (ISIS) memisahkan diri dari Al Qaeda, Osama bin Laden mendengar keluhan dari pengikutnya tentang kebrutalan kelompok sempalan di Irak.
Dalam satu surat, Osama merespons daftar keluhan tentang ekses oleh ISIS, yang dikenal sebagai Al Qaeda di Irak.
“Kami mendengar dari lebih dari satu orang di tingkat kepemimpinan yang mereka mengaku sebagai negara merdeka dan tidak memiliki hubungan dengan (Al Qaeda),” demikian kata surat yang ditulis atas nama Abu al-Abbas.
Al-Abbas menjelaskan anggota "Negara" merampas harta dan mobil Muslim “dengan dalih bahwa mereka tidak melakukan jihad,” menyiksa orang, dan membunuh 15 tahanan dari milisi saingan.
© Dream
Dream - Menurut dokumen itu, Osama dan para pembantunya berencana melakukan promosi media untuk memeringati ulang tahun ke-10 serangan 9/11 di New York dan Washington.
Osama berusaha untuk membentuk liputan berita dengan mengusulkan, tim medianya menjangkau outlet berita tertentu dan berkolaborasi dengan mereka untuk mendapat liputan yang menguntungkan.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?