Tim Pakar Beberkan Cara Mudah Tekan Persebaran Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 1 Oktober 2020 16:37
Tim Pakar Beberkan Cara Mudah Tekan Persebaran Covid-19
"kita ngomong ke influencernya untuk menyatukan cara berpikir dan cara menangani Covid-19 ini"

Dream - Ada dua pendekatan yang dilakukan Satgas Covid-19 dalam mengubah perilaku masyarakat yang masih abai protokol corona. Hal terpenting yakni mengenali karakter masyarakat di suatu tempat.

" Kita harus membuat strategi yang bisa diterima. Diberikan pengertian dulu masyarakat di suatu tempat, karakteristiknya seperti apa. Kedua, Indonesia ini yang penting adalah role model, bisa pejabat daerah, tokoh agama, atau selebritas," kata Tim Pakar Satgas Covid-19 Dr. Turro Wongkaren dalam diskusi virtual di BNBP, Kamis 1 Oktober 2020.

Turro juga menyebut, perilaku pejabat daerah yang abai protokol Corona juga memengaruhi perilaku masyarakat.

" Kalau ada pejabat pemda kalau rapat enggak pakai masker, mereka (masyarakat) akan berpikir enggak terlalu perlu. Mereka bilang lihat aja tuh pejabat, ngomong deket-deketan enggak pakai masker. Atau mereka memakai masker tetapi di dagu itu berbahaya," tegasnya.

 

 

1 dari 5 halaman

Lebih lanjut menurut Turro, yang pertama harus dilihat yakni komunitasnya. Observasi budaya, pekerjaan, pada komunitas tersebut.

" Komunitas masing-masing punya karakteristik dan leader yang mungkin bisa mempengaruhi," jelasnya lanjut.

dr. Turro menyebut para tokoh bepengaruh tersebut yakni seperti kyai, pemimpin gereja, tetua ada, pengusaha atau individu yang biasa didengan oleh masyarakat banyak.

" Jadi perlu identifikasi siapa influencernya. Kemudian kita ngomong ke influencernya untuk menyatukan cara berpikir dan cara menangani Covid-19 ini," tutupnya.

2 dari 5 halaman

Video Penjelasan dr Turro

3 dari 5 halaman

Cegah Klaster Keluarga, Begini Cara Terapkan Protokol Kesehatan

Dream - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan setiap keluarga perlu mengidentifikasi potensi sumber penularan, sebagai cara awal untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam keluarga.

" Jadi kita harus paham potensi sumber penularan dari siapa saja," kata anggota Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Dr. Dewi Nur Aisyah dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Rabu.

Menurut Dewi, masing-masing keluarga bisa mulai mengidentifikasi potensi sumber penularan Covid-19 di lingkup rumahnya.

Misalnya, saja dengan mencermati aktivitas sehari-hari anggota keluarga dan orang-orang yang berada dalam satu rumah.

4 dari 5 halaman

Asisten Rumah Tangga

Untuk itu, Dewi menyarankan agar anggota keluarga tersebut menerapkan protokol kesehatan secara ketat ketika beraktivitas di luar rumah.

Kemudian ketika kembali ke rumah, orang tersebut juga tetap perlu menerapkan protokol kesehatan lain yang dibutuhkan. Antara lain dengan membersihkan atau mendisinfeksi semua barang yang dibawa, tidak bersalaman dengan anggota keluarga lain sebelum mencuci tangan dengan sabun.

Kemudian menaruh pakaian yang dipakai ke dalam tempat cucian dan langsung mandi untuk membersihkan semua kotoran yang mungkin terbawa dari luar.

Sementara itu, selain anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah, potensi sumber penularan Covid-19 bisa juga dibawa oleh asisten rumah tangga yang tidak tinggal serumah atau juga tamu yang datang ke rumah.

5 dari 5 halaman

Ketika ada tamu yang berkunjung ke rumah, setiap anggota keluarga di dalam rumah tersebut juga perlu memastikan agar tamu yang datang menggunakan masker. Tak cuma itu, anggota keluarga di rumah juga wajib menggunakan masker saat menyambut tamu tersebut.

" Jadi lagi-lagi kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan, jaga jaraknya dan gunakan masker. Kemudian, kalau bisa kurangi kegiatan sosial di tengah masyarakat," kata Dewi.

" Kemudian kalau misalnya sudah beraktivitas (di luar rumah), ini juga harus kita pahami bahwa ketika beraktivitas di luar ada risiko yang kita bawa pulang ke rumah sebenarnya untuk keluarga kita," demikian kata Dewi lebih lanjut.

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar