Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tongkat E-toll Alias Tongtol. (Foto: Akun Instagram Tongtol.id)
Dream – Soal kreativitas, masyarakat Indonesia memang paling jago. Seiring kewajiban pengguna jalan tol membayar tarif e-toll, sebagian orang melihat peluang bisnis menjanjikan. Alhasil terciptalah sebuah alat bernama Tongtol, singkatan dari Tongkat e-Toll.
Seorang distributor tongtol, Aditya Mulya Pramana, mengatakan tongtol terlahir karena ada peraturan yang mewajibkan pengendara menggunakan jasa tol, membayar tarif tol dengan uang elektronik.
Dia melihat kewajiban penggunaan e-toll itu akan membuat sebagian pengendara mobil, khususnya yang memiliki tinggi kendaraan cukup rendah, akan kesulitan ketika menggapai mesin mesin reader di gerbang tol.
Munculah alat yang berbentuk seperti spatula untuk membantu pengendara membayar tol. Alat ini memiliki tempat untuk menaruh uang elektronik.
“ Jadi, kami tertarik menjual ini saat melihat peluang yang besar karena akan diberlakukannya peraturan wajib membayar jasa tol menggunakan uang elektronik atau e-toll,” kata Aditya kepada Dream lewat pesan tertulis, Kamis 14 September 2017.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) ini menjual tongtol dari harga Rp15 ribu-Rp50 ribu. Harganya bervariasi sesuai dengan material tongtol ini. Dia menjual alat ini secara online.
“ Saat ini, kami menjual grosir dan eceran. Produk ini dibuat dari pabrik yang terletak di Bandung,” kata dia.
Aditya mengaku mulai menjual tongtol ini sejak tiga hari yang lalu. Untuk memulai bisnis ini, dia mengambil 80 unit tongtol untuk dijual dan baru terjual 10 unit. Meskipun terbilang baru, remaja berusia 18 tahun ini mengatakan banyak yang tertarik dengan tongtol.
“ Selama tiga hari ini membuka bisnis ini, peminatnya sudah puluhan orang. Bahkan, ada yang mau menjadi reseller kami,” kata dia.
Bagaimana tertarik memakai Tongtol?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya